Jakarta

Tercium Bau Busuk, Seorang Pria 40 Tahun Gantung Diri di Sebuah Apartemen di Jakarta Timur Menggunakan Kain Sarung

Saeful Anwar | 15 Agustus 2024, 16:23 WIB
Tercium Bau Busuk, Seorang Pria 40 Tahun Gantung Diri di Sebuah Apartemen di Jakarta Timur Menggunakan Kain Sarung

AKURAT JAKARTA - Seorang pria berusia 40 tahun tewas usai gantung diri di unit apartemen kawasan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Insiden tersebut terjadi pada  Rabu (14/8/2024) malam dengan korban  berinisial RA.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan bahwa RA baru saja menyewa apartemen pasa Sabtu, 10 Agustus lalu.

Baca Juga: Diduga Depresi karena Masalah Ekonomi, Pria di Depok Nekat Gantung Diri di Kamar Mandi Rumah Kontrakan

Korban pun menyewa apartemen untuk dua hari dengan harga Rp500ribu.

"Saksi memberikan kunci kamar dan korban menyewa kamar (selama) dua hari," ujar Ade Ary.

Dua hari kemudian, tepatnya pada Senin RA mengungkapkan keinginan untuk menyewa apartemen selama satu bulan.

Baca Juga: Ditinggal Antar Anak ke Sekolah, Seorang Suami di Depok Dapati Sang Istri Tewas Gantung Diri di Rumah

RA lalu kembali ke unit apartemen yang disewanya untuk mengambil kartu identitas.

Namun setelah itu korban tak muncul hingga keesokan harinya.

Pengelola apartemen kemudian mendatangi unit apartemen korban dan sudah tercium bau busuk.

Baca Juga: TERUNGKAP! Fakta di Balik Siswa SMP di Palmerah Tewas Gantung Diri di Kamar

Pengelola apartemen pun mencoba mengecek kondisi di dalam unit apartemen melalui sebuah jendela.

Mereka lantas mendapati RA yang sudah tidak bernyawa dalam keadaan gantung diri.

"Para saksi mengecek korban lewat jendela kamar kecil dan dari luar para saksi melihat korban tergantung di dalam lemari dengan leher terlilit kain sarung," jelasnya.(*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.