Viral, Pegawai SPBU Minta Biaya Admin Saat Isikan Bensin, Customer Harus Bayar 5 Ribu Per Transaksi

AKURAT JAKARTA - Sebuah video viral di media sosial, dimana pria ngamuk-ngamuk usai diminta biaya admin saat pengisian bensin di Pertamina.
Kejadian itu berlokasi di Pom Bensin Pertamina di Sanglah, Denpasar Bali.
Seorang pria yang mengisi bensin memprotes adanya biaya admin Rp 5000 per transaksi pengisian bensin.
"Dikoran gak ada kok peraturannya mana, ada peraturan tertulis, kasih lihat saya. Kalo saya lihat saya kasih bayar 5000" ujar laki-laki dalam video.
"Itu saya beli pertamax bukan pertalite," pungkasnya lagi.
Baca Juga: Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk di Manggarai, Sebanyak 34 Pemadam Kebakaran Dikerahkan
Video ini langsung viral saat akun media sosial X bernama @heraloebss mencoba mengunggah ulang video tersebut.
"Sejak kapan ngisi BBM di SPBU @pertamina ada biaya admin 5000? Kronologi customer isi pertamax 100rb, tapi yang masuk cuma 95rb. Yang 5rb katanya buat biaya admin" tulis akun tersebut dikutip pada Selasa (13/8).
Baca Juga: Imbas Kebakaran di Manggarai, Rute Trans Jakarta di Alihkan
Meski video tersebut viral, pihak pertamina belum mengklarifikasi adanya tarikan biaya admin Rp.5000 per transaksi pengisian bensin.
Namun netizen menanggapi itu sebagai pungli yang dilakukan pegawai SPBU tersebut.
"Ada aja kejadian pungli gini," ujar akun @generasiosi**
"Itu sebenernya biaya modus" timpal akun @eMbah***
Menurut warga sekitar, pom bensin didaerah tersebut juga kerap kali bermasalah.
Banyak dari mereka yang memilih untuk tak mengisi disana meski jaraknya berdekatan dengan rumah.
"Hai gais aku di bali dan pom bensin itu adalah pom bensin yg sering bermasalah emng, pernah ngisi sekali abis itu kapok cari pom yg agak jauh walapuun itu yg dekt kosan". ungkap akun @bang***
"Aku sering juga kak.. Tpi aku motor.. Klau yg cwek2 petugasnya aman Damai.. Tpi klau udah shift sore iti satu yg ngisi.. Satu yg pegang uang.." balas akun @kangpakeet.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







