Berikut 4 Tempat Ziarah yang Tidak Pernah Sepi Dikunjungi di Jakarta, Sudah Lama Jadi Destinasi Banyak Peziarah

AKURAT JAKARTA - Berikut 4 tempat ziarah yang tidak pernah sepi dikunjungi di Jakarta dan sudah lama jadi destinasi banyak peziarah.
Banyak tempat yang biasa diziarahi, salah satunya makan keramat atau makam para alim ulama yang terdahulu.
Berikut ini ada empat tempat ziarah di Jakarta yang tidak pernah sepi pengunjung:
Baca Juga: Doa yang Dibaca Nabi Isa AS untuk Melimpahkan Rezeki, Dibaca Setiap Pagi
1. Makam Mbah Priok
Makam Mbah Priok berlokasi di Jalan Jampea nomor 6 kelurahan Koja Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara.
Mbah Priok atau Habib Hasan Al Haddad berasal dari Palembang yang menyiarkan agama Islam ke berbagai tempat.
Sebelumnya, Mbah Priok dimakamkan di kawasan Pondok Dayu yang kemudian dipindahkan ke Koja.
Baca Juga: Integrasikan Pembayaran Kartu Uang Elektronik antara mesin JakLingko dengan Pintu Sentuh
2. Makam Pangeran Jayakarta
Makam Pangeran Jayakarta berlokasi di Jalan Jatinegara kaum nomor 49 Kecamatan Pulo Gadung Jakarta timur. Memiliki nama asli Achmad Djaketira.
Pangeran Jayakarta merupakan penguasa pada tahun 1602-1619. Letak makamnya dekat masjid Jami Assalafiyah.
Makam Pangeran Jayakarta berdampingan dengan empat makan lainnya yang terdiri dari makam keturunan hingga kerabatnya.
Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Selasa 30 April 2024
3. Makam Luar Batang
Makam Luar Batang berlokasi di Jalan luar Batang V nomor 10 Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara.
Habib Husein bin Abubakar Alaydrus atau lebih dikenal dengan Habib Luar Batang lahir di Hadramaut dan meninggal di Batavia pada 24 Juni 1756 pada usia kurang dari 40 tahun.
Beliau adalah salah satu ulama besar yang mencapai derajat waliyullah. Makan beliau berada di dalam komplek Masjid Jami Keramat luar Batang.
4. Makam Habib Kuncung
Makan Habib Kuncung terletak di jalan Rajawati timur IiI nomor 69 kelurahan Rajawati Kecamatan Jakarta Selatan.
Habib Ahmad bin Alwi Al Haddad ini lebih dikenal dengan sebutan Habib Kuncung. Sebab ia sering menggunakan peci dari bangsawan Bugis berbentuk kerucut.
Sebagai ahli berdagang beliau menyiarkan agama Islam dengan membantu orang yang membutuhkan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






