Sejarah Jakarta: Dari Pendekar Asal China yang Kaya dan Jago Bela Diri, Asal Usul Kwitang

AKURAT JAKARTA - Membahas dan mengulik sejarah Jakarta memang tidak akan permah ada habisnya.
Nah, di sejarah Jakarta kali ini, Akurat akan membahas sebuah kawasan di Jakarta, yakni Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.
Penasaran bagaimana sejarah dan asal usul Kwitang? Yuk simak selengkapnya di bawah ini, ya!
Kwitang menjadi salah satu daerah yang populer dan padat penduduk di Jakarta Pusat.
Tepatnya, Kwitang merupakan kelurahan yang masuk ke dalam Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Kwitang sejak lama dikenal sebagai salah satu tempat ahli pancak silat.
Selain itu dikenal juga sebagai lokasi pecinta buku untuk berburu di toko buku di Kwitang dan salah satu toko yang terkenal Toko Buku Gunung Agung.
Dikutip dari berbagai sumber, konon, Kwitang berasal dari nama orang China, tuan tanah yang kaya raya, hidup pada masa lampau yang namanya Kwik Tang Kiam.
Dikisahkan pada abad ke-17 ada seorang pengembara asal Cina bernama Kwik Tang Kiam.
Sebelum dikenal sebagai jawara di Betawi, ia merupakan pedagang obat sekaligus ahli bela diri kuntao.
Kehebatan ilmu silat Kwik Tang Kiam disegani dan diakui masyarakat kala itu.
Saking terkenalnya, kisah Kwik Tang Kiam ditulis dalam novel berjudul Nyai Dasima yang terbit tahun 1896.
Seperti halnya orang Cina kebanyakan, ia ahli berdagang. Alhasil hampir semua tanah di daerah itu menjadi miliknya.
Kwik Tang memiliki seorang anak tunggal yang sifatnya tidak baik, suka berjudi dan mabuk-mabukan.
Setalah Kwik Tang meninggal, semua tanah milik bapaknya habis terjual dan banyak yang dibeli oleh saudagar keturunan Arab.
Kerena itulah sampai sekarang daerah itu disebut Kwitang dan banyak keturunan Arab yang tinggal di kampung tersebut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






