Si Pitung Legenda Betawi yang Memiliki Kesaktian Ini, Merampok Rumah Tauke dan Tuan Tanah Kaya untuk Rakyat

AKURAT JAKARTA - Si Pitung dikenal sebagai legenda dan cerita rakyat dari Betawi. Dia dikenal memiliki kesaktian.
Sosok Si Pitung yang perkasa dikenal sakti membasmi kejahatan dan melawan penjajahan pada masa kompeni.
Si Pitung merupakan pemuda yang baik tekun beribadah dan berbudi pekerti luhur berasal dari Rawa Belong.
Baca Juga: Konser Gratis Noah dan Pesta Kembang Api di Jakarta, Simak Syarat dan Ketentuannya
Selain belajar mengaji Si Pitung juga belajar silat kepada Haji Naipin. Setelah tumbuh jadi pemuda dewasa memiliki ilmu agama dan pencak silat.
Pada saat yang sama, penjajah Belanda sedang giat-giatnya mengeruk kekayaan Nusantara termasuk di Batavia.
Bukan hanya itu, tenaga rakyat juga diperas dengan kekejaman kerja paksa. Banyak korban berjatuhan.
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Dari Hutan Menyeramkan yang Banyak Binatang Buas, Asal Usul Grogol
Sebagian lagi rakyat hidup dalam penderitaan dan kelaparan. Menyaksikan itu, Si Pitung tergugah untuk melakukan sesuatu.
Keberpihakan pada rakyat sendiri yang ditindas dan sengsara, mengubah takdir Si Pitung.
Bersama Rais dan Jii, si Pitung merampok rumah Tauke dan Tuan Tanah Kaya. Hasil rampokannya kemudian dibagi-bagikan pada rakyat miskin.
Baca Juga: Daftar Konser di Kota Solo pada Desember 2023, Anji Siap Tampil, Catat Lokasinya
Tapi lama kelamaan, kegiatan si Pitung meresahkan Kumpeni yang melakukan berbagai cara untuk menangkap si Pitung.
Mula-mula, dibujuknya orang-orang untuk memberi keterangan dengan iming-iming hadiah yang cukup besar.
Kalau usahanya gagal, tidak segan-segan kumpeni memaksanya dengan kekerasan. Akhirnya, kumpeni berhasil mendapat informasi tentang keluarga si Pitung.
Baca Juga: Resep Cilok Goang, sambal Khas Sunda yang Menyatu dengan Pentol
Kelebihan Si Pitung merupakan kelemahannya juga. Keluarga sebagai sumber motivasi si Pitung justru menjadi titik lemahnya.
Kumpeni segera menyandera kedua orang tuanya dan Haji Naipin. Dengan siksaan yang berat, akhirnya terungkaplah keberadaan si Pitung dan rahasia kekebalan tubuhnya.
Ilmu silatnya yang tinggi dan tubuhnya yang kebal peluru, mempermudah setiap aksi perampokan tersebut.
Baca Juga: Kisruh Terkait Pemilihan Dekan FKM Unsrat Manado Belum Tuntas
Sudah banyak rumah tauke clan tuan tanah yang dirampoknya, tetapi ia tidak juga berhasil ditangkap.
Apalagi, orang-orang tidak menceritakan keberadaan Si Pitung yang banyak berjasa pada rakyat.
Suatu hari, Si Pitung dan teman-temannya berhasil ditemukan saat berusaha melakukan perlawanan. Namun, hari itu memang hari naas baginya.
Rahasia kekebalan tubuhnya yang selama ini membuatnya tetap hidup sudah diketahui pihak kumpeni.
Si Pitung, pahlawan rakyat kecil itu dilempari telur-telur busuk dan ditembak berkali-kali.
Akhirnya, ia pun menghembuskan nafas terakhir sebagai pembela rakyat jelata.
Baca Juga: Konser Gratis Noah dan Pesta Kembang Api di Jakarta, Simak Syarat dan Ketentuannya
Disclaimer: cerita rakyat ini diambil dari berbagai sumber, bisa jadi ada perbedaan dari ceritanya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








