Jakarta

Sejarah Jakarta: Asal Usul Pademangan Dulu Tempat Demang Betawi

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 29 September 2023, 10:54 WIB
Sejarah Jakarta: Asal Usul Pademangan Dulu Tempat Demang Betawi

AKURAT JAKARTA - Pademangan merupakan salah satu kecamatan yang cukup populer dan tidak asing didengar oleh masyarakat. Kawasan ini masuk ke wilayah administrasi Jakarta Utara.

Kecamatan Pademangan terdiri dari 3 kelurahan, salah satu kelurahan Ancol. Wilayah yang menjadi salah satu wisata favorit karena keberadaan Pantai Ancol dan Dunia Fantasi (Dufan).

Pademangan berbatasan dengan beberapa wilayah, di antaranya Tanjung Priok, Penjaringan, Taman Sari, Sawah Besar, dan Kemayoran.

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Pasar Manggis Dikenal Sejak Dulu

Nama Pademangan terbentuk dari kata per-demang-an. Dinamakan demikian karena itu berdasarkan dari kehidupan masyarakat di daerah tersebut pada zaman dahulu, tepatnya zaman kolonial Belanda masih menduduki Batavia.

Konon, dikisahkan dahulu banyak Demang Betawi yang tinggal di kawasan tersebut. Demang sendiri dalam bahasa Belanda berarti kepala daerah atau kepala distrik.

Para Demang tersebut, khususnya kaum pria seringkali menggunakan busana adat Betawi. Pakaian tersebut seperti jas, namun memakai kerah menyerupai baju koko.

 Baca Juga: Shalat Jumat Jam Berapa? Berikut Tata Cara Melaksanakannya

Selain itu, para Demang juga kerap melilitkan sarung di bagian pinggangnya. Sarung itu dilipat hingga paha atau lutut, dan celana panjang yang dikenakannya masih kelihatan.

Pakaian para Demang  di zaman Belanda dulu umumnya berwarna putih, tetapi seiring berjalnnya waktu, kebanyakan warnanya kini hitam atau gelap.

Pada Demang tersebut kini telah tiada dan beregenerasi.

Baca Juga: Berikut Isi Larangan Jual Beli di TikTok Shop dan Medsos Lainnya

Namun, nama Pademangan masih melekat dan populer untuk kawasan tersebut hingga saat ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.