Buah Semangka Jadi Simbol Dukungan ke Palestina, Ternyata Sudah Tertulis Dalam Al-Quran, Ini Ayatnya

AKURAT JAKARTA - Buah semangka memiliki peran penting dalam budaya Palestina, karena warnanya yang serupa dengan bendera Palestina.
Komponen warna dalam bendera Palestina terdiri dari hijau, merah, hitam dan putih. Begitu juga warna semangka. Kulitnya hijau, isinya merah, bijinya hitam, di antara kulit dan isi berwarna putih.
Hal ini juga yang menjadikan emoji buah semangka sebagai simbol dukungan terhadap Palestina dalam menghadapi agresi Israel.
Namun, apakah kalian tahu? Ternyata perspektif soal buah semangka ini ada dalam Al-Quran.
Meskipun tidak secara spesifik disebutkan dalam Al-Quran, ada interpretasi yang menghubungkan semangka dengan kata "qitsa" dalam Al-Quran.
Baca Juga: Jogja Festival atau FESTA Terakhir Hari Ini, Jangan Sampai Ketinggalan Konser Musik Gratis Nih
Dilansir dari beberapa sumber, Dr. Jamil al Qudsi ad-Duwaik, seorang pakar pangan asal Yordania, berpendapat bahwa semangka disebut secara tidak langsung dalam Al-Quran dengan kata "qitsa."
مِنْ بَقْلِهَا وَقِثَّائِهَا وَفُومِهَا وَعَدَسِهَا وَبَصَلِهَا ۖ
Artinya: ... yaitu dari sayur-mayurnya, dan mentimunnya, dan bawang putihnya, dan kacang adasnya, dan bawang merahnya ..." (penggalan surat Al Baqarah ayat 61).
Ini merujuk pada surat Al-Baqarah ayat 61 yang menyebutkan "sayur-mayur" yang mencakup mentimun, bawang putih, dan kacang adas.
Kata "qitsa" dalam bahasa Arab memiliki arti lebih luas, mencakup makanan yang mengeluarkan suara saat dimakan, seperti semangka merah.
Baca Juga: Warga Jawa Barat Wajib Tau! Ini 54 Calon Anggota DPD-RI dari Provinsimu, Hanya 4 yang Bakal Lolos ke Senayan
Meskipun pendapat ini tidak selalu diterima oleh semua, ini adalah sebuah pandangan menarik yang mengaitkan buah semangka dengan Al-Quran melalui pemahaman makna kata "qitsa" dalam konteks yang lebih luas. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









