Jakarta

Pimpinan HYBE Terjerat Skandal Besar, BTS Gagal Comeback?

Aisya Nur Aziza | 22 April 2026, 18:49 WIB
Pimpinan HYBE Terjerat Skandal Besar, BTS Gagal Comeback?
BTS ditengah rencana comeback mendadak bikin ARMY khawatir atas skandal besar Bang Si Hyuk

AKURAT JAKARTA - Saat ini, para penggemar dan investor tengah diliputi rasa khawatir terkait skandal yang menyeret bos besar HYBE Bang Si Hyuk.

Tepat saat BTS tengah bersiap menyapa penggemar lewat comeback global mereka, Bang Si Hyuk diduga menerbitkan saham preferen dengan klausul yang dianggap sangat tidak etis.

Dalam perjanjian tersebut, pelapor menuturkan bahwa Bang Si Hyuk menjanjikan investor dengan iming-iming modal yang dapat ditarik secara seketika jika anggota BTS keluar dari grup.

Oleh para pakar hukum, praktik ini dinilai telah menjadikan para artis sebagai instrumen jaminan finansial yang berisiko tinggi.

Sekaligus dilakukan untuk mempertahankan dominasi kontrol manajemen pribadi Bang Si Hyuk atas perusahaan yang kini menjadi raksasa hiburan dunia tersebut.

Baca Juga: Skandal Bos Besar HYBE: Member BTS Diduga Jadi Jaminan Investasi Pribadi Bang Si Hyuk

Tak hanya itu, skandal ini juga merembet ke ranah kejahatan pasar modal.

Bang dituduh memberikan informasi menyesatkan kepada publik dan investor kecil mengenai rencana Initial Public Offering (IPO) HYBE di masa lalu.

Laporan investigasi tersebut menyatakan adanya transaksi rahasia dengan pihak ekuitas swasta yang merupakan rekan dekat Bang, dimana bos HYBE tersebut diduga meraup keuntungan pribadi yang tidak dilaporkan senilai 200 miliar KRW atau setara dengan 150 juta USD.

Meski nama Bang Si Hyuk tengah menjadi perbincangan besar, pelapor menegaskan bahwa tuntutan ini tidak ditujukan untuk merusak reputasi BTS.

Melainkan untuk membongkar ketidakadilan di balik layar yang tak banyak diketahui publik.

"Penyelidikan atas tindakan individu pimpinan harus tuntas tanpa mengaburkan prestasi artisnya," tegas YouTuber K-Enter BigHit Archive.

Menanti Respons HYBE

Hingga laporan ini diturunkan, markas besar HYBE di Yongsan masih belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Bungkamnya pihak agensi justru memicu spekulasi liar di media sosial.

ARMY (penggemar BTS) di berbagai negara menuntut agar perusahaan memisahkan masalah hukum pimpinan dengan aktivitas profesional para anggota BTS agar rencana comeback mereka tidak terganggu oleh badai hukum yang sedang berlangsung. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.