Dubai Jadikan Guru sebagai Talenta Prioritas, Indonesia Masih Punya PR soal Kesejahteraan Pendidik

AKURAT JAKARTA - Pengabdian guru tidak hanya menentukan kualitas pembelajaran di kelas, tetapi juga ikut membentuk masa depan suatu negara.
Namun, cara pemerintah menghargai tenaga pendidik bisa berbeda-beda.
Di Dubai, pendidik berprestasi mendapat Golden Visa sebagai bentuk pengakuan sekaligus strategi mempertahankan talenta pendidikan.
Sementara itu, Indonesia masih menghadapi pekerjaan rumah terkait kesejahteraan, kepastian karier, dan pemerataan kesempatan bagi guru.
Pada peringatan Hari Guru Sedunia, 5 Oktober 2026, Dubai mengumumkan pemberian Golden Visa kepada sejumlah pendidik berprestasi di lembaga pendidikan swasta.
Program ini mencakup pendidik di pusat pendidikan anak usia dini, sekolah, hingga perguruan tinggi.
Sejak diluncurkan pada 5 Oktober 2024, program tersebut telah menerima lebih dari 835 aplikasi.
Kandidat dinilai berdasarkan kualifikasi akademik, prestasi profesional, kontribusi terhadap masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, serta dampaknya terhadap hasil belajar siswa.
Kebijakan yang diarahkan oleh Putra Mahkota Dubai, Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum, menjadi bagian dari strategi Education 33 untuk menarik dan mempertahankan tenaga pendidik berkualitas.
Dubai Mengakui Prestasi Guru Lewat Kesempatan Tinggal Jangka Panjang
Baca Juga: Penggemar Harry Potter Wajib Tahu, Buku Langka Bertanda Tangan J.K. Rowling Hadir di Indonesia
Golden Visa bukan sekadar penghargaan simbolis.
Bagi pendidik yang memenuhi kriteria, izin tinggal jangka panjang tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan atas kontribusi profesional mereka.
Dubai juga menggunakan program ini sebagai strategi untuk memperkuat daya saing sektor pendidikan.
Guru yang memiliki prestasi, inovasi, dan dampak nyata terhadap perkembangan siswa dipandang sebagai talenta penting yang perlu dipertahankan.
Penilaiannya tidak hanya bertumpu pada ijazah atau pengalaman kerja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





