Jakarta

Pendaftar Lama PPG 2026 Dibuat Bingung, Data Tak Bisa Diedit Picu Kekhawatiran Gagal Seleksi

Anggerhana Denni Rahmawati | 17 Juli 2026, 07:30 WIB
Pendaftar Lama PPG 2026 Dibuat Bingung, Data Tak Bisa Diedit Picu Kekhawatiran Gagal Seleksi
Ilustrasi pendaftaran PPG 2026 diwarnai kendala yang membuat pendaftar lama khawatir.

AKURAT JAKARTA - Pembukaan Seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru 2026 disambut antusias oleh ribuan calon peserta dari berbagai daerah.

Namun, di balik proses pendaftaran yang sedang berlangsung, muncul persoalan yang banyak dikeluhkan, terutama oleh peserta yang pernah mengikuti seleksi pada tahun sebelumnya.

Sejumlah pendaftar mengaku tidak dapat memperbarui biodata ketika masuk ke sistem pendaftaran.

Data pribadi yang tersimpan sejak seleksi PPG 2025 disebut terkunci sehingga tidak bisa diubah, meski kondisi peserta saat ini telah berubah.

Masalah tersebut memunculkan kekhawatiran karena data yang tidak diperbarui dikhawatirkan dapat memengaruhi proses verifikasi administrasi.

Apalagi, sebagian peserta ingin memperbaiki informasi penting agar sesuai dengan kondisi terbaru sebelum seleksi berlangsung.

Kebingungan semakin bertambah ketika peserta mencoba melakukan reset pendaftaran secara mandiri.

Alih-alih berhasil, sistem tetap tidak memberikan akses untuk mengedit data sehingga banyak calon guru mempertanyakan langkah yang harus dilakukan selanjutnya.

Situasi ini memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pendaftar.

Tidak sedikit yang bertanya apakah mereka perlu membuat akun baru agar dapat mengisi ulang biodata dari awal atau tetap menggunakan akun lama meski datanya tidak dapat diperbarui.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan oleh Pacar di Bali Jadi Alarm Penting Mengenali Toxic Relationship

=====

Berbagai pertanyaan tersebut pun ramai disampaikan melalui kanal informasi resmi penyelenggara.

Para peserta berharap ada penjelasan yang jelas mengenai mekanisme bagi pendaftar lama agar proses registrasi tidak terhambat menjelang penutupan pendaftaran pada 25 Juli 2026.

Bagi calon guru, kepastian mengenai solusi atas kendala teknis ini dinilai sama pentingnya dengan proses seleksi itu sendiri.

Sebab, kesalahan atau ketidaklengkapan data berpotensi menghambat kesempatan mereka untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.