Tak Ada Wawancara, 5 Beasiswa Luar Negeri Ini Justru Andalkan Kekuatan Dokumen

AKURAT JAKARTA - Wawancara sering menjadi salah satu tahap yang membuat calon penerima beasiswa merasa perlu mempersiapkan diri ekstra.
Namun, tidak semua program beasiswa luar negeri menjadikan interview sebagai bagian utama dari proses seleksi.
Pada sejumlah program, penilaian lebih banyak dilakukan melalui administrasi, dokumen pendaftaran, prestasi akademik, hingga kondisi finansial calon penerima.
Artinya, pendaftar perlu memastikan berkas yang dikirim benar-benar sesuai dengan persyaratan sejak tahap awal.
Meski demikian, tidak adanya wawancara bukan berarti proses seleksi otomatis lebih mudah.
Persaingan tetap dapat berlangsung melalui evaluasi dokumen dan kriteria lain yang ditetapkan penyelenggara.
Berikut lima beasiswa luar negeri yang tidak mencantumkan seleksi wawancara sebagai tahap utama.
1. France Excellence Eiffel Scholarship
France Excellence Eiffel Scholarship merupakan program Pemerintah Prancis untuk mahasiswa internasional jenjang S2 dan S3.
Program ini ditujukan bagi pelamar pada bidang-bidang prioritas yang ditentukan.
Baca Juga: Pestapora 2026 Buka Panggung Internasional, Musisi Korea dan Jepang Ikut Meramaikan
Batas usia maksimal pendaftar adalah 29 tahun untuk S2 dan 35 tahun untuk S3.
Penerima dapat memperoleh tunjangan hidup sekitar Rp24,4 juta per bulan untuk S2 dan Rp42,8 juta untuk S3.
Selain itu, fasilitasnya mencakup transportasi internasional dan domestik di Prancis, asuransi, bantuan pencarian akomodasi, serta kegiatan budaya.
Pendaftaran umumnya ditutup sekitar Januari dan dilakukan melalui perguruan tinggi di Prancis yang mengajukan kandidat.
2. Romanian Government Scholarship
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







