Guru Indonesia Dibutuhkan di Perkebunan Sawit Malaysia, Ada 132 Formasi CLC 2026

AKURAT JAKARTA - Kesempatan mengajar di luar negeri kembali terbuka bagi guru Indonesia.
Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka rekrutmen 132 pendidik tetap untuk Community Learning Center (CLC) Indonesia di Malaysia.
Lowongan ini tidak hanya menawarkan pengalaman mengajar di negara lain.
Para guru yang terpilih nantinya akan berperan dalam mendukung pendidikan anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI), terutama mereka yang tinggal di kawasan perkebunan kelapa sawit.
CLC menjadi tempat belajar bagi anak-anak PMI pada jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Lembaga pendidikan tersebut berada di bawah pengelolaan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) sebagai sekolah induk.
Dalam menjalankan kegiatan pendidikan, CLC bekerja sama dengan Perwakilan Republik Indonesia di Kota Kinabalu, Kuching, dan Tawau.
Guru dibutuhkan untuk wilayah Sabah dan Sarawak
Rekrutmen pendidik tetap CLC 2026 mencakup dua wilayah di Malaysia, yaitu Sabah dan Sarawak.
Formasi yang tersedia meliputi sejumlah mata pelajaran yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan belajar anak-anak PMI.
Berikut rincian formasi yang tercantum dalam informasi rekrutmen:
Wilayah | Mata pelajaran | Formasi |
|---|---|---|
Sabah | Bahasa Indonesia | 7 |
Sabah | Bahasa Inggris | 11 |
Sabah | Teknik Informatika | 3 |
Sarawak | Bahasa Indonesia | 1 |
Sarawak | Teknik Informatika | 1 |
Data formasi tersebut menunjukkan kebutuhan pendidik pada bidang Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Teknik Informatika.
Penempatan guru nantinya berkaitan dengan kebutuhan pendidikan di wilayah kerja CLC masing-masing.
Bagi anak-anak PMI, keberadaan CLC menjadi bagian penting dalam memperoleh layanan pendidikan selama orang tua mereka bekerja di Malaysia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







