Sama-sama Tinggal di Kolong Tol, Ibu Ini Ngaku Desil 1 Tapi Anaknya Desil 7, Kok Bisa?

AKURAT JAKARTA – Warga yang tinggal di kolong tol turut mempersoalkan data desil yang bermasalah dalam unjuk rasa di depan Gedung Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).
Lusilawati (46), salah seorang warga kolong tol di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, mengaku tercatat dalam desil 1, tetapi anaknya justru masuk desil 7.
Ironisnya, Lusilawati mengatakan dirinya dan sang anak sama-sama tinggal di kolong tol kawasan Penjaringan, dekat Hutan Taman Kota.
"Anak saya desilnya 7, enggak punya apa-apa. Saya desilnya kecil tapi enggak terima bansos," kata Lusilawati saat ditemui dalam aksi.
Lusilawati mengaku telah tinggal di kolong tol tersebut sejak anaknya berusia 2 tahun. Kini, anak laki-lakinya telah berusia sekitar 18–19 tahun.
Menurut Lusilawati, anaknya juga tinggal di kolong jembatan yang sama. Namun, kartu keluarga (KK) keduanya telah dipisah.
"Iya, dia sama tinggal di kolong jembatan tapi KK-nya sama kayak saya, dia udah pecah KK sama saya," ujarnya.
Lusilawati mengatakan, anaknya saat ini merupakan ibu rumah tangga dan memiliki seorang anak kecil. Sementara suaminya bekerja sebagai pekerja bangunan.
Ia mempertanyakan penetapan desil 7 terhadap anaknya. Menurut Lusilawati, kendaraan yang digunakan anaknya pun bukan dibeli sendiri, melainkan diberikan oleh adiknya.
"Cuma kok bisa desilnya gede, tinggi? Sedangkan dia motor aja dibeliin adiknya, Beat," katanya.
Lusilawati menambahkan, motor tersebut bukan atas nama anaknya. Kendaraan itu disebut dibelikan karena suami anaknya bekerja di lokasi yang cukup jauh dan berpindah-pindah.
"Bukan," jawab Lusilawati ketika ditanya apakah motor tersebut atas nama anaknya.
"Terus kenapa desilnya tinggi, itu doang," lanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





