Nilai Tinggi Belum Cukup, Ini Tahapan Seleksi Masuk SMA Pradita Dirgantara

AKURAT JAKARTA - Masuk SMA Pradita Dirgantara bukan sekadar persoalan mendaftarkan diri setelah lulus SMP.
Calon siswa harus melewati serangkaian seleksi yang menguji kemampuan akademik, kondisi kesehatan, psikologi hingga kesiapan pribadi dan keluarga.
Sekolah semi militer yang berlokasi di Boyolali, Jawa Tengah, tersebut kini membuka penerimaan murid baru untuk tahun ajaran 2027/2028.
Pendaftaran berlangsung pada 5 September hingga 25 November 2026.
SMA Pradita Dirgantara menerapkan sistem pendidikan berasrama di bawah pengelolaan Yayasan Ardhya Garini.
Untuk tahun ajaran baru, proses penerimaan dilakukan melalui seleksi daerah dan seleksi pusat.
Pada tahap awal, calon siswa atau casis mengikuti seleksi daerah di Lanud yang dipilih saat pendaftaran.
Tahapan ini dimulai dengan pemeriksaan administrasi, termasuk rapor, keaslian ijazah, serta hasil tes IQ.
Persyaratan akademiknya pun cukup tinggi. Bagi siswa yang menggunakan kurikulum nasional, nilai rata-rata rapor semester I hingga IV untuk Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA harus minimal 90.
Selain nilai akademik, calon siswa wajib memiliki IQ minimal 115. Tes tersebut diselenggarakan oleh Dinas Psikologi TNI AU.
Baca Juga: Saat Wisatawan Panik Jadi Sasaran, Kenali 5 Modus Penipuan Perjalanan
Setelah lolos pemeriksaan administrasi, casis menghadapi tes akademik berbasis Computer Based Test (CBT).
Materi yang diujikan meliputi IPA, Matematika, dan Bahasa Inggris.
Seleksi daerah juga mencakup tes kesehatan, penelitian personel, serta English speaking test.
Tantangan belum selesai setelah calon siswa dinyatakan lolos seleksi daerah.
Mereka masih harus mengikuti seleksi pusat yang berlangsung selama lima hari dalam bentuk bootcamp di SMA Pradita Dirgantara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





