Target Naik Jadi 40.000 Orang, Anggaran Pelatihan Tenaga Konstruksi Kemen PU Malah Turun

AKURAT JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) menghadapi tantangan baru dalam memperluas pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi pada 2027.
Di tengah keterbatasan anggaran, jumlah peserta yang ditargetkan justru meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kemen PU menargetkan sebanyak 40.000 orang mengikuti program pelatihan dan atau sertifikasi tenaga kerja konstruksi sepanjang 2027.
Target tersebut lebih tinggi dibandingkan 34.000 peserta yang mengikuti program serupa pada 2026.
Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PU Indro Pantja Pramodo mengatakan, pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk mendukung pencapaian target tersebut.
"Total penerima manfaat dari kegiatan pelatihan dan atau sertifikasi tenaga kerja konstruksi untuk tahun anggaran 2027 adalah sebanyak 40.000 orang," kata Indro di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Namun, terdapat kondisi yang cukup menarik di balik peningkatan target tersebut.
Anggaran yang disiapkan untuk program pelatihan dan sertifikasi pada 2027 justru lebih rendah dibandingkan alokasi APBN 2026 yang mencapai Rp60 miliar.
Untuk 2027, Kemen PU mengalokasikan anggaran sekitar Rp48,81 miliar untuk mendukung program tersebut.
Artinya, kementerian harus menjangkau lebih banyak peserta dengan anggaran yang lebih kecil.
Baca Juga: Ketika Like dan Penonton Jadi “Hadiah”, Kasus Ganfan Yingying di China Ungkap Sisi Gelap Mukbang
Program tersebut mencakup dukungan manajemen atau dukman, yang di dalamnya terdapat pelatihan strategis dan padat karya.
Untuk kegiatan ini, Kemen PU mengalokasikan Rp20,81 miliar dengan sasaran 16.500 orang.
Sementara itu, program pendidikan dan pelatihan vokasional menyasar 23.500 orang.
Kemen PU mengalokasikan anggaran sebesar Rp48 miliar untuk program tersebut.
"Untuk sasarannya sendiri terbagi di tujuh Balai Jasa Konstruksi (BJKW) mulai dari Aceh hingga Papua," ujar Indro.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







