UII Buka Rekrutmen 38 Formasi Dosen Tetap, Pelamar Hanya Boleh Pilih Satu

AKURAT JAKARTA - Universitas Islam Indonesia (UII) membuka rekrutmen dosen tetap dengan total 38 formasi pada September 2026.
Kesempatan ini terbuka bagi kandidat dengan latar belakang keilmuan yang cukup beragam, mulai dari hukum, kedokteran, budaya, psikologi hingga teknologi industri.
Pendaftaran rekrutmen dosen tetap UII berlangsung pada 7-17 September 2026.
Namun, ada satu aturan yang perlu diperhatikan calon pelamar sejak awal, yakni setiap kandidat hanya diperbolehkan mendaftar untuk satu formasi.
Aturan tersebut membuat pelamar perlu mencermati bidang keahlian yang dibutuhkan sebelum menentukan pilihan.
Sebab, masing-masing fakultas memiliki kualifikasi yang berbeda dan cukup spesifik.
Salah satu kebutuhan datang dari Fakultas Hukum.
UII membuka posisi untuk bidang Hukum Pidana dan Hukum Pajak Keuangan, Hukum Internasional, serta Hukum Teknologi.
Kandidat untuk posisi tersebut umumnya harus memiliki pendidikan S2 atau S3 dengan bidang keilmuan yang sesuai.
Untuk lulusan perguruan tinggi dalam negeri, terdapat pula ketentuan terkait akreditasi perguruan tinggi atau program studi.
Baca Juga: Saat Abu Vulkanik Mengancam Pernapasan, Masker KN95 Ternyata Lebih Disarankan
Fakultas Kedokteran juga mencari kandidat dengan kualifikasi khusus.
Pelamar dapat berasal dari lulusan kedokteran yang melanjutkan pendidikan magister ilmu biomedik, pendidikan spesialis, atau doktor dengan bidang keilmuan yang linear.
Untuk posisi tertentu, UII bahkan mengutamakan kandidat dengan spesialis 2, khususnya pada bidang patologi klinik, ilmu kesehatan anak, atau ilmu penyakit dalam.
Sementara itu, Fakultas Ilmu Budaya memiliki cakupan latar belakang yang lebih beragam.
Kandidat dapat berasal dari bidang ilmu komunikasi, jurnalistik, hubungan masyarakat, komunikasi strategis, kajian film dan televisi, kajian media dan budaya, komunikasi digital dan media, produksi media, desain grafis dan komunikasi visual, hingga periklanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






