Abu Vulkanik Bukan Debu Biasa, Salah Bersihkan Mobil Bisa Rusak Permanen

AKURAT JAKARTA - Abu vulkanik yang menempel di mobil tidak bisa diperlakukan seperti debu biasa.
Partikel halus yang bersifat abrasif justru dapat menggores cat, merusak kaca, hingga mengganggu sejumlah komponen kendaraan jika dibersihkan dengan cara yang keliru.
Kondisi ini menjadi perhatian bagi pemilik kendaraan yang mobilnya terpapar hujan abu akibat aktivitas erupsi gunung berapi.
Keinginan untuk segera membersihkan kendaraan memang wajar, tetapi terburu-buru mengambil lap atau menyalakan wiper justru bisa menimbulkan masalah baru.
Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan adalah mengelap abu ketika kondisinya masih kering.
Partikel abu vulkanik yang mengandung material abrasif dapat bergesekan langsung dengan permukaan cat.
Akibatnya, muncul goresan halus atau swirl marks yang membuat tampilan kendaraan menjadi kusam.
Karena itu, abu sebaiknya terlebih dahulu diluruhkan menggunakan air dalam jumlah banyak.
Pembilasan dilakukan dari bagian atas kendaraan kemudian bergerak ke bawah agar partikel yang menempel dapat terangkat sebelum terjadi kontak langsung dengan kain atau spons.
Bagian kaca juga membutuhkan perhatian khusus.
Pemilik kendaraan sebaiknya tidak langsung menyalakan wiper ketika kaca masih dipenuhi abu.
Partikel yang terjepit di antara karet wiper dan kaca berpotensi menimbulkan goresan yang mengganggu pandangan saat berkendara.
Setelah sebagian besar abu terbilas, proses pencucian dapat dilanjutkan menggunakan sampo mobil dengan pH netral.
Metode dua ember bisa digunakan untuk mengurangi kemungkinan partikel abu yang tersisa pada spons kembali bergesekan dengan permukaan bodi.
Masalahnya juga tidak berhenti pada bagian luar kendaraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







