Pendidikan Dasar Diibaratkan Rumah, Ini 4 Fondasi yang Sedang Dibangun Pemerintah

AKURAT JAKARTA - Pendidikan dasar tidak cukup hanya dibangun dengan gedung sekolah yang bagus.
Di balik upaya memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah memperkuat sejumlah fondasi yang mencakup sarana, guru, karakter siswa hingga aturan pendidikan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan berbagai program pemerintah, termasuk Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) dan pengembangan model pendidikan fleksibel bagi anak yang belum mendapatkan layanan pendidikan formal, merupakan bagian dari upaya membangun pendidikan dasar yang kuat dan bermutu untuk semua.
"Pak Presiden menyampaikan ke saya tentang arti pentingnya pendidikan dasar ini," tegas Mendikdasmen.
Menurut Abdul Mu’ti, pendidikan dasar memiliki posisi penting karena menjadi pijakan bagi jenjang pendidikan berikutnya.
Ia mengibaratkan pendidikan seperti membangun sebuah rumah yang membutuhkan fondasi kuat sejak awal.
"Karena itu kami berusaha untuk tahun pertama ini meletakkan dasar-dasar yang kuat dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu untuk semua," tuturnya.
Analogi tersebut menggambarkan bahwa persoalan pendidikan tidak hanya dapat diselesaikan dengan memperbanyak ruang kelas atau memperbaiki bangunan sekolah.
Ada komponen lain yang harus diperkuat secara bersamaan agar sistem pendidikan mampu memberikan layanan yang lebih berkualitas.
Kemendikdasmen membagi penguatan pendidikan tersebut ke dalam empat infrastruktur utama.
Baca Juga: Destry Damayanti Resmi Jadi Perempuan Pertama Jabat Gubernur BI
Pertama adalah infrastruktur fisik.
Pemerintah menjalankannya melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan serta digitalisasi pembelajaran.
"Pertama, infrastruktur fisik, melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan serta digitalisasi pembelajaran," ujarnya.
Infrastruktur fisik menjadi bagian yang paling mudah terlihat karena berkaitan langsung dengan kondisi sekolah dan fasilitas belajar.
Namun, pembangunan pendidikan tidak berhenti di sana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





