Jangan Sampai Terlambat, Sekolah Punya Waktu hingga 31 Agustus untuk Sinkronisasi Dapodik

AKURAT JAKARTA - Data yang tersimpan dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) bukan sekadar catatan administratif sekolah.
Data tersebut menjadi bagian penting dalam penghitungan dan penetapan kebijakan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).
Karena itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meminta satuan pendidikan segera memastikan data yang tercatat benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
Sekolah memiliki waktu hingga 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB untuk melakukan pemutakhiran dan sinkronisasi data.
Proses tersebut dilakukan melalui Aplikasi Dapodik versi 2027.
Panduan, formulir cetak, perangkat pendataan, serta aplikasi Dapodik versi 2027 dapat diunduh melalui laman resmi Dapodik Kemendikdasmen.
Dorongan untuk memperbarui data ini tercantum dalam Surat Edaran Nomor 0001 Tahun 2026 tentang Pemutakhiran Data Pokok Pendidikan Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027.
Salah satu tujuan utamanya adalah memastikan informasi pendidikan yang tersimpan dalam sistem sesuai dengan kondisi riil di masing-masing satuan pendidikan.
Artinya, sekolah tidak cukup hanya memastikan data tersedia.
Informasi yang dimasukkan juga harus akurat dan menggambarkan keadaan sebenarnya.
Ada sejumlah kelompok data yang perlu diperiksa kembali oleh sekolah.
Pada data satuan pendidikan, misalnya, terdapat data periodik satuan pendidikan, sanitasi, layanan dan program yang diselenggarakan, serta berbagai data rinci lainnya dalam aplikasi.
Data peserta didik juga perlu diperbarui, begitu pula data pendidik, tenaga kependidikan, rombongan belajar, kurikulum, anggota rombongan belajar dan pembelajaran.
Tidak kalah penting adalah data sarana dan prasarana sekolah.
Bagian ini mencakup tanah, bangunan, ruang, alat, buku, listrik hingga akses internet.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






