Bukan Milik Pemprov DKI, JPO Depan DPR yang Viral Tanpa Tangga Ternyata Dibangun Kementerian PUPR

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, merespons kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan Gedung DPR RI, Senayan, yang kini tidak memiliki akses tangga.
Kondisi itu membuat masyarakat tidak dapat menggunakan JPO tersebut untuk menyeberang jalan.
Pramono menegaskan bahwa JPO yang berada di Jalan Gatot Subroto itu bukan merupakan fasilitas yang dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Baca Juga: Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Tuntas 2028, Progres Sudah Capai 25 Persen
JPO tersebut diketahui dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"JPO yang ada di Senayan itu adalah JPO yang dulunya dibangun oleh Kementerian PUPR," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Pramono mengatakan, pihaknya tetap akan merawat JPO milik Pemprov DKI Jakarta yang masih dibutuhkan masyarakat.
"Dan bagi Pemerintah DKI Jakarta, semua JPO yang masih bisa dan diperlukan tentunya kami merawatnya," ujarnya.
Menurut Pramono, Pemprov DKI memiliki kebijakan untuk mengevaluasi keberadaan JPO di Jakarta.
Fasilitas penyeberangan yang masih diperlukan akan dipertahankan dan dirawat, sedangkan JPO yang sudah tidak difungsikan atau tidak lagi dibutuhkan dapat ditarik atau dibongkar.
"Sehingga dengan demikian, untuk Pemerintah DKI Jakarta selama JPO itu masih diperlukan dan menjadi tanggung jawab Pemerintah DKI Jakarta, kami akan merawatnya," tuturnya.
Pramono menegaskan, Pemprov DKI juga tidak akan mempertahankan JPO yang dinilai sudah tidak diperlukan.
Politikus PDIP itu mencontohkan JPO di Jalan HR Rasuna Said yang diputuskan untuk ditarik setelah dirinya melihat langsung kondisi fasilitas tersebut.
"Termasuk JPO yang ada yang kemarin love and hate yang ada di Rasuna Said. Kalau bukan karena saya melihat langsung, pasti saya juga enggak akan bisa mengambil keputusan. Begitu saya lihat langsung, ternyata JPO itu sudah tidak diperlukan," katanya.
Sebelumnya, kondisi JPO di depan Gedung DPR viral dan menjadi sorotan setelah bagian tangganya hilang.
Akibatnya, warga harus menempuh jarak lebih jauh untuk mencari akses penyeberangan terdekat, yakni melalui JPO di Halte Gerbang Pemuda.
Jarak tambahan yang harus ditempuh diperkirakan mencapai lebih dari 1 kilometer. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






