Jakarta

Aksi Heroik Penjaga Sekolah Padamkan Kebakaran Gudang SDN 04 Srengseng Sawah saat Jam Belajar, Begini Kronologinya

Laode Akbar | 6 Agustus 2026, 17:07 WIB
Aksi Heroik Penjaga Sekolah Padamkan Kebakaran Gudang SDN 04 Srengseng Sawah saat Jam Belajar, Begini Kronologinya
Kebakaran gudang penyimpanan SDN 04 Srengseng Sawah, Jakarta Selatan (@khoirunnisa_25)

AKURAT JAKARTA - Aktivitas belajar mengajar di SDN 04 Srengseng Sawah, Jalan Srengseng Sawah No. 46, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mendadak diwarnai kepanikan ketika gudang penyimpanan buku dan alat musik tradisional terbakar pada Kamis (6/8/2026) siang.

Beruntung, aksi cepat penjaga sekolah yang berusaha memadamkan api serta respons sigap petugas pemadam kebakaran membuat kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke ruang kelas.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 11.36 WIB.

Baca Juga: Rembesan Air Laut di Penjaringan Jakarta Utara Bukan Fenomena Baru, Warga: Sudah Lebih dari Dua Tahun

Petugas kemudian diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 11.38 WIB. Unit pertama tiba di lokasi pada pukul 11.42 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.

"Api berhasil dilokalisir pada pukul 11.50 WIB, dilanjutkan proses pendinginan mulai pukul 11.53 WIB. Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 12.34 WIB," kata Asril dalam keterangannya, Kamis (6/8/2025).

Sebanyak 15 unit dikerahkan dalam operasi tersebut, terdiri dari delapan unit pompa dan tujuh unit pendukung, dengan total 60 personel.

Asril menjelaskan, objek yang terbakar merupakan satu gudang penyimpanan buku dan alat musik tradisional milik sekolah dengan luas sekitar 8 x 15 meter.

Berdasarkan laporan di lapangan, kebakaran pertama kali diketahui oleh penjaga gudang sekolah, Andi (48), saat kegiatan belajar mengajar masih berlangsung menjelang waktu istirahat siang.

Baca Juga: Peringati Pekan Menyusui Sedunia 2026, Bupati Tangerang Wisuda 132 Bayi Lulus ASI Eksklusif

Saat berada di lapangan sekolah, Andi mencium bau asap. Ia kemudian berlari mencari sumbernya dan mendapati api telah membakar bagian dalam gudang penyimpanan.

Andi sempat berusaha memadamkan kobaran api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, api terus membesar sehingga upaya tersebut tidak berhasil.

"Pak andi sempat berusaha untuk memadamkan api pakai apar, tapi tidak berhasil lalu berlari untuk menghubungi pemadam untuk meminta bantuan," tutur Asril.

Berkat respons cepat petugas, api berhasil dicegah agar tidak merambat ke bangunan lain di lingkungan sekolah. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: Percepat Pembangunan TPS3R di Tigaraksa, Wabup Tangerang Tinjau Kesiapan Lahan dan Operasional Mesin Motah di Desa Pematang dan Pasir Nangka

Sementara itu, penyebab kebakaran dan taksiran kerugian akibat insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan serta pendataan oleh petugas. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.