Jakarta

Pedagang Jalan Tendean Senang JPO Diganti Pelican Crossing: Alhamdulillah Langganan Balik Lagi

Laode Akbar | 31 Juli 2026, 18:03 WIB
Pedagang Jalan Tendean Senang JPO Diganti Pelican Crossing: Alhamdulillah Langganan Balik Lagi
JPO Tendean ambruk ditabrak truk beberapa waktu lalu.

AKURAT JAKARTA - Keberadaan pelican crossing sementara sebagai pengganti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean yang dibongkar mulai memberikan dampak positif bagi pedagang di sekitar lokasi.

Setelah sempat kehilangan pelanggan karena akses penyeberangan terputus, kini pembeli perlahan kembali berdatangan.

Salah seorang pedagang warung di sekitar lokasi, Dedi (28), mengaku penjualannya sempat terdampak saat JPO dibongkar dan belum ada fasilitas penyeberangan pengganti.

Baca Juga: Prediksi Skor Atletico San Luis vs Club Tijuana di Liga MX Apertura, 1 Agustus 2026: Mampukah Tim Tamu Lanjutkan Runtunan Kemenangan?

Menurutnya, banyak pelanggan dari seberang jalan yang tidak lagi datang karena kesulitan menyeberang.

"Kan langganan dari seberang suka jajan ke sini. Waktu belum ada pelican crossing, orang nggak bisa nyeberang sama sekali," kata Dedi saat ditemui Akurat Jakarta di kawasan Jalan Kapten P. Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).

Ia mengatakan, kondisi mulai membaik setelah pelican crossing dilengkapi lampu lalu lintas mulai dioperasikan.

Meski lokasi pelican crossing bergeser dan berada agak jauh dari titik JPO sebelumnya, pelanggan tetap kembali berbelanja.

"Alhamdulillah semenjak ada lampu merah, langganan balik lagi ke sini. Memang agak jauh, tapi daripada nggak ada sama sekali," ujarnya.

Baca Juga: Pelican Crossing Pengganti Sementar JPO Tendean Mulai Dipakai Penyeberang, Bergeser Beberapa Meter dari Titik Lama

Menurut Dedi, tanpa fasilitas penyeberangan, masyarakat cenderung enggan memutar ke lampu lalu lintas yang lebih jauh sehingga memilih berbelanja di tempat lain.

"Kalau nggak ada, orang-orang pasti malas nyeberang. Yang ada malah belinya ke warung lain yang lebih dekat," tuturnya.

Meski demikian, Dedi menilai keberadaan pelican crossing hanya menjadi solusi sementara. Ia berharap pembangunan JPO baru dapat segera direalisasikan karena dinilai lebih aman bagi pejalan kaki maupun pengguna jalan.

"Kalau menurut saya lebih baik JPO. Kalau pakai lampu merah kan lalu lintas jadi terganggu. Takutnya pengendara ngerem mendadak karena belum terbiasa ada lampu merah di sini," katanya.

Diketahui, Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan memastikan fasilitas pelican crossing pengganti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, sudah dapat digunakan para pejalan kaki.

Baca Juga: Penyerang Muda Persita Siap Hadapi Aston Villa, Zaki Dukung Penuh Hokky Caraka

Kepala Sudinhub Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan, penyeberangan jalan tersebut sudah bisa digunakan sejak dua hari lalu atau Selasa (28/7/2026) dengan dibuatkannya penyeberangan zebra cross dan perapihan media tengah trotoar.

"Kalau untuk median tengah trotoar itu sudah dipasang paving, nanti malam lanjut perapian kembali," ujar Bernad, Kamis (30/7/2026). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.