Banyak Pendaftar LPDP Gugur di Tahap Awal, Ternyata Penyebabnya Bukan karena Kurang Pintar

AKURAT JAKARTA - Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 tinggal menghitung hari.
Di tengah antusiasme masyarakat yang ingin melanjutkan studi dengan pendanaan penuh, masih banyak calon peserta yang justru gagal melangkah ke tahap berikutnya karena persoalan yang sebenarnya bisa dihindari.
Bukan karena kemampuan akademik yang kurang atau persaingan yang terlalu ketat, tetapi karena dokumen administrasi yang tidak memenuhi ketentuan.
Kesalahan kecil saat mengunggah berkas dapat membuat peluang memperoleh beasiswa berakhir bahkan sebelum proses seleksi dimulai.
Karena itu, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengingatkan seluruh calon pendaftar agar memeriksa kembali seluruh dokumen sebelum menekan tombol submit.
Menurut LPDP, ketelitian menjadi salah satu faktor penting agar peserta dapat lolos ke tahap seleksi berikutnya.
Melalui akun Instagram resminya, LPDP menyampaikan bahwa masih banyak peserta yang gagal pada tahap administrasi akibat dokumen yang tidak sesuai persyaratan.
"Sebelum menekan tombol Submit, luangkan waktu untuk mengecek kembali seluruh dokumenmu. Sedikit lebih teliti hari ini bisa menjadi langkah besar menuju tahap seleksi berikutnya," tulis LPDP.
Salah satu kesalahan yang paling sering ditemukan berasal dari surat usulan bagi pendaftar yang berstatus PNS, TNI, maupun Polri.
Dokumen tersebut kerap tidak ditandatangani pejabat yang berwenang, tidak mencantumkan identitas lengkap pelamar, atau bahkan tidak ditujukan untuk program Beasiswa LPDP.
Baca Juga: Jangan Terlambat, UAD Buka Lowongan Dosen dan Tendik Tetap hingga 10 Agustus 2026
Selain itu, terdapat pula kasus ketika bidang studi yang direkomendasikan dalam surat usulan berbeda dengan pilihan program studi yang diisi peserta pada sistem pendaftaran.
Ketidaksesuaian tersebut dapat menyebabkan dokumen dinilai tidak memenuhi syarat administrasi.
Kesalahan lain yang cukup sering terjadi berkaitan dengan sertifikat kemampuan bahasa Inggris.
LPDP menemukan masih ada peserta yang mengunggah sertifikat dengan skor di bawah batas minimal, masa berlaku yang telah habis, atau sertifikat yang tidak dapat diverifikasi keasliannya melalui portal resmi lembaga penerbit.
Untuk pendaftaran tahap kedua tahun ini, calon peserta juga perlu memastikan sertifikat bahasa Inggris masih berlaku setidaknya hingga 22 September 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






