Jakarta

Keluhan Pengendara Terkait Proyek Galian Saluran Air di Joglo: Jalan Makin Macet, Ceceran Pasir Bikin Motor Tergelincir

Laode Akbar | 29 Juli 2026, 17:43 WIB
Keluhan Pengendara Terkait Proyek Galian Saluran Air di Joglo: Jalan Makin Macet, Ceceran Pasir Bikin Motor Tergelincir
Kondisi lalu lintas simpang Joglo menuju arah Jl. Muchtar ditutup satu jalur imbas galian proyek saluran air (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Proyek revitalisasi saluran air di Jalan Haji Muchtar Raya, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, dikeluhkan pengendara yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.

Selain memperparah kemacetan, kondisi material proyek yang berserakan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Salah seorang warga Joglo, Adit (26), mengatakan ruas Jalan Haji Muchtar sebenarnya sudah kerap mengalami kemacetan, terutama pada pagi dan sore hari. Namun, sejak proyek galian dimulai, kondisi lalu lintas disebut semakin semrawut.

Baca Juga: Curi 1.700 Ompreng hingga Kompor Dapur MBG, Sekuriti Ditangkap Positif Narkoba

"Memang sebelum ada galian jalan itu sudah macet, khususnya pagi sampai sore. Tapi sekarang ditambah ada galian, makin rungsang, makin rumit," kata Adit saat ditemui Akurat Jakarta di kawasan Joglo, Rabu (29/7/2026).

Menurut dia, ruas jalan yang sempit tidak sebanding dengan tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari. Selain sepeda motor dan mobil, kendaraan besar seperti truk juga masih melintasi jalur tersebut sehingga antrean kendaraan semakin panjang.

Ia berharap proyek dapat segera diselesaikan agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

Tak hanya soal kemacetan, Adit juga menyoroti kondisi area proyek yang dinilai kurang rapi. Pasir yang berceceran di badan jalan membuat pengendara, khususnya pengguna motor matik, berisiko tergelincir saat melakukan pengereman.

"Kalau naik motor matik, ngerem kanan suka ngerosot karena pasir. Kadang kita sudah hati-hati, tapi ada angkot atau kendaraan lain yang rem mendadak, jadi bahaya juga," ujarnya.

Baca Juga: Jangan Terlambat, UAD Buka Lowongan Dosen dan Tendik Tetap hingga 10 Agustus 2026

Karena itu, ia meminta kontraktor memastikan area proyek tetap bersih dan aman selama pekerjaan berlangsung, termasuk merapikan seng pembatas dan membersihkan material yang tercecer di jalan.

Adit juga mengusulkan agar pekerjaan dilakukan pada malam hari untuk mengurangi dampak terhadap arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Kalau bisa pekerjaannya jangan pas pagi atau siang, tapi malam hari biar tidak terlalu mengganggu. Yang penting cepat selesai," ucapnya.

Diketahui, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat memastikan akan berupaya untuk mempercepat penyelesaian proyek revitalisasi saluran air di kawasan Jalan Haji Muchtar, Joglo, Kembangan.

Kasudin SDA Jakarta Barat, Mustajab, menjelaskan bahwa pengerjaan penggalian tersebut merupakan bagian dari infrastruktur prioritas untuk penanganan banjir di wilayah tersebut.

Baca Juga: Zaki Sebut Persita Maksimalkan Pemain Muda dan Pelatih Paham Kultur

Namun, ia menyampaikan tidak ada alokasi kompensasi finansial bagi para pemilik usaha atau warung yang terdampak pengerjaan proyek tersebut.

"Tidak ada. Ini proyek untuk menangani infrastruktur penanganan banjir di sana. Nanti kami beri pemahaman kepada warga," ujar Mustajab. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.