Jakarta

Bukan Asal Kuliah ke Luar Negeri, Ini Alasan LPDP Jakarta Hanya Memilih 11 Negara dan 100 Penerima

Anggerhana Denni Rahmawati | 29 Juli 2026, 17:45 WIB
Bukan Asal Kuliah ke Luar Negeri, Ini Alasan LPDP Jakarta Hanya Memilih 11 Negara dan 100 Penerima
Beasiswa LPDP Jakarta segera diluncurkan. (Magnific)

AKURAT JAKARTA - Kuliah ke luar negeri menjadi impian banyak orang.

Namun, program beasiswa yang tengah disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ternyata memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar mengirim mahasiswa belajar di kampus internasional.

Program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan Jakarta pada masa mendatang.

Karena itu, pemerintah tidak membuka beasiswa ini secara bebas tanpa arah.

Negara tujuan, jumlah penerima, hingga program studi akan disesuaikan dengan kebutuhan strategis di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan anggaran sebesar Rp99,9 miliar untuk meluncurkan program beasiswa pascasarjana pada 2027.

Program tersebut akan memberikan kesempatan kepada 100 penerima, terdiri atas 70 mahasiswa jenjang magister dan 30 mahasiswa doktoral.

Saat ini, Dinas Pendidikan DKI Jakarta masih menyusun mekanisme pelaksanaan bersama LPDP karena program tersebut merupakan kerja sama perdana antara kedua pihak.

"Kami terus berkoordinasi dengan LPDP pusat untuk proses pelaksanaannya karena memang ini baru pertama," ungkap Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pemilihan negara tujuan.

Baca Juga: Kemenpar Ungkap Alasan Jakarta dan Bali Jadi Percontohan Wisata Kebugaran

Pemerintah menetapkan hanya 11 negara yang dapat menjadi lokasi studi, yakni Amerika Serikat, Australia, Belanda, Inggris, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Prancis, Singapura, China, dan Rusia.

Pemilihan negara tersebut bukan tanpa alasan.

Seluruhnya dinilai memiliki kualitas pendidikan tinggi dan bidang keahlian yang relevan dengan kebutuhan pembangunan Jakarta.

Tidak hanya negara tujuan, program studi yang dapat dipilih penerima beasiswa juga akan disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dengan demikian, lulusan program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata setelah menyelesaikan pendidikan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.