Tak Hanya Picu Kemacetan, Perbaikan Jalan Kebon Sirih Bikin Pejalan Kaki Sulit Menyeberang

AKURAT JAKARTA – Proyek perbaikan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, tak hanya memicu kemacetan kendaraan.
Pejalan kaki yang hendak menyeberang jalan juga mengeluhkan kondisi yang dinilai semakin berbahaya akibat adanya area proyek di tengah ruas jalan.
Pantauan Akurat Jakarta di lokasi, Rabu (22/7), area tengah Jalan Kebon Sirih masih dipenuhi beton pembatas dan galian proyek.
Baca Juga: Proyek Perbaikan Jalan Kebon Sirih Dikeluhkan Pengendara: Banyak Galian, Macet di Mana-mana
Kondisi tersebut membuat penyebrang harus berhenti sejenak di median sementara sebelum melanjutkan perjalanan ke sisi jalan lainnya.
Salah seorang pekerja ASN, Dina (27), mengaku harus lebih waspada setiap kali menyeberang saat jam makan siang.
"Kalau mau makan siang nyebrang jadi susah. Soalnya ada beton di tengah, jadi harus lihat kendaraan dulu," kata Dina kepada Akurat Jakarta.
Menurutnya, kondisi menjadi lebih berisiko karena masih ada pengendara yang tetap melaju meski lampu lalu lintas telah berubah merah.
"Kadang lampu merah pun masih ada kendaraan yang nyerobot. Jadi pas macet gara-gara perbaikan ini benar-benar harus lihat dulu kendaraan sudah berhenti semua atau belum," ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Rudi (35), seorang karyawan swasta yang setiap hari melintas di kawasan tersebut. Ia menilai akses penyeberangan sementara kurang nyaman bagi pejalan kaki.
"Kalau lagi ramai, kita harus nunggu dua kali. Dari trotoar ke tengah dulu, habis itu baru lanjut kalau kendaraan benar-benar berhenti. Jadi rasanya kurang aman," katanya.
Sementara itu, Siti (30), pegawai perkantoran lainnya, berharap ada petugas yang membantu mengatur penyeberang selama proyek berlangsung.
"Kalau bisa ada petugas di jam sibuk, terutama jam berangkat, makan siang, sama pulang kerja. Soalnya banyak orang yang nyebrang di sini," ucapnya.
Baca Juga: Anak Tiba-Tiba Jadi Pendiam? Psikologi Ungkap Bisa Jadi Tanda Bahaya di Dunia Digital
Diketahui, Dinas Bina Marga DKI Jakarta tengah melakukan peningkatan Jalan Kebon Sirih sepanjang sekitar 345 meter.
Pekerjaan dilakukan secara bertahap mulai lajur tengah, kemudian dilanjutkan ke lajur kanan dan kiri, dengan target rampung pada akhir September 2026.
Perbaikan menggunakan metode pembetonan karena kondisi tanah di ruas tersebut dinilai labil dan kerap mengalami kerusakan berulang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




