Jakarta

Piala Dunia 2026 Selesai, Pedagang Jersey di Pasar Tanah Abang Putar Haluan Bidik Momentum HUT RI

Laode Akbar | 21 Juli 2026, 17:40 WIB
Piala Dunia 2026 Selesai, Pedagang Jersey di Pasar Tanah Abang Putar Haluan Bidik Momentum HUT RI
Pedagang jersey Piala Dunia di Pasar Tanah Abang. (Laode Akbar/Akurat.co)

AKURAT JAKARTA – Euforia Piala Dunia 2026 telah berakhir. Pedagang jersey di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pun langsung mengubah strategi penjualan dengan membidik momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus mendatang.

Salah seorang pedagang jersey di Tanah Abang, Anita, mengaku mulai menyiapkan berbagai produk yang dibutuhkan masyarakat untuk menyambut perayaan HUT RI, mulai dari jersey Timnas Indonesia hingga beragam kostum untuk perlombaan 17 Agustus.

"Udah 17-an lah. Jersey Indonesia, yang mau kostum-kostum apa," kata Anita saat ditemui di Pasar Tanah Abang, Senin (21/7/2026).

Baca Juga: Tunggu JPO Tendean Dibangun Kembali, Pemprov DKI Bakal Sediakan Pelican Crossing

Menurutnya, pergantian produk menjadi strategi yang harus dilakukan agar penjualan tetap berjalan setelah permintaan jersey negara peserta Piala Dunia menurun.

"Iya, mau bikin. Kan banyak perlombaan," ujarnya.

Anita mengatakan dirinya tidak terpaku hanya menjual jersey sepak bola. Ia memilih mengikuti tren dan kebutuhan pasar agar usahanya tetap bertahan.

"Aku mah jualan apa aja yang laku, dapat untung sedikit. Iya nggak?" katanya.

Ia menambahkan, fleksibilitas menjadi kunci bagi pedagang yang mengandalkan momentum-momentum tertentu sepanjang tahun.

Menurutnya, momentum perayaan Hari Kemerdekaan menjadi peluang berikutnya yang akan dimanfaatkan pedagang setelah berakhirnya Piala Dunia.

"Harus kayak gitu. Kalau nggak ngikut entar nggak makan. Sedikit pun dapat, buat numpang lewat doang," ujarnya.

Baca Juga: Berkah Piala Dunia 2026: Penjualan Jersey di Pasar Tanah Abang Melonjak Hingga 100 Persen

Selama gelaran Piala Dunia 2026, Anita mengaku penjualan jersey cukup membantu pendapatannya.

Meski enggan menyebutkan omzet, ia bersyukur masih mendapat pembeli selama turnamen berlangsung.

"Alhamdulillah lah, ada aja. Sedikit banyak ada. Segini udah bersyukur," tuturnya.

Selain melayani pembelian secara langsung di toko, Anita juga memasarkan produknya melalui platform daring untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.

Baca Juga: Dua Tahun Dibiarkan Roboh, Pemprov DKI Pastikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Segera Dibangun Kembali

Dengan berakhirnya Piala Dunia, ia berharap momentum perayaan HUT RI dapat kembali menggerakkan penjualan dan menjaga roda usahanya tetap berjalan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.