Jakarta

Berkah Piala Dunia 2026: Penjualan Jersey di Pasar Tanah Abang Melonjak Hingga 100 Persen

Laode Akbar | 21 Juli 2026, 16:01 WIB
Berkah Piala Dunia 2026: Penjualan Jersey di Pasar Tanah Abang Melonjak Hingga 100 Persen
Para penjual jersey sepak bola di Blok B Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Euforia Piala Dunia 2026 menjadi berkah bagi pedagang jersey sepak bola di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Penjualan jersey tim nasional selama turnamen berlangsung disebut melonjak hingga 100 persen dibandingkan penjualan jersey klub pada hari biasa.

Salah seorang pedagang jersey di Blok B Tanah Abang mengatakan lonjakan penjualan mulai terasa sekitar sepekan sebelum Piala Dunia bergulir. Antusiasme masyarakat terus meningkat hingga membuat toko dipadati pembeli.

"Daripada jersey klub, pas Pildun naik 100 persen," kata pedagang tersebut saat ditemui di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (21/7/2026).

Baca Juga: Dua Tahun Dibiarkan Roboh, Pemprov DKI Pastikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Segera Dibangun Kembali

Ia mengungkapkan, pada puncak penjualan, tokonya mampu menjual sekitar 200 potong jersey tim nasional dalam sehari.

Mayoritas pembeli datang langsung ke toko, sementara sebagian lainnya berbelanja melalui platform daring.

"Kalau pas Pildun, paling banyak ya kurang lebih bisa sampai 200 pcs. Seminggu sebelum Pildun itu mobil (pembeli) lumayan ramai," ujarnya.

Menurut dia, jersey Timnas Spanyol dan Argentina menjadi produk yang paling banyak diburu selama gelaran Piala Dunia. Kedua negara tersebut tersedia dalam versi kandang (home) maupun tandang (away).

"Spanyol, Argentina. Itu saja sih yang paling laku, yang lain kurang," katanya.

Baca Juga: Prediksi Skor Larne FC vs Crvena Zvezda di Kualifikasi UCL, 22 Juli 2026: Ujian Berat Sang Juara Irlandia Utara

Selain dua negara tersebut, jersey Jepang dan Korea Selatan juga tetap diminati pembeli meski kedua tim telah tersingkir dari turnamen.

"Jepang sama Korea ramai banget. Walaupun mereka sudah kalah, tetap ramai yang cari," ucapnya.

Popularitas pemain bintang juga turut memengaruhi penjualan. Jersey Lionel Messi menjadi salah satu yang paling laris menjelang partai final, sementara jersey Kylian Mbappe juga mencatat permintaan yang tinggi.

"Messi yang paling laku kemarin sebelum final. Setelah final masih ada yang nyari, sedikit-sedikit masih ada. Kalau Mbappe sama, bersaing itu mereka," tuturnya.

Pedagang tersebut juga melayani pembelian dalam jumlah besar selama Piala Dunia. Selain pembelian satuan, ada pelanggan yang memesan hingga 50 potong jersey untuk kebutuhan gathering maupun acara komunitas.

"Ada sampai 50 pcs. Ada yang beda-beda negaranya, ada juga yang satu negara tapi versi home sama away," katanya.

Baca Juga: Harga Pertamax Berpotensi Turun Bulan Depan

Seiring berakhirnya Piala Dunia 2026, para pedagang mulai mengubah strategi penjualan.

Stok jersey tim nasional didata kembali untuk kemudian digantikan dengan jersey klub Eropa yang permintaannya mulai meningkat.

"Lagi mulai didata semua jersey sisa Pildun, baru nanti kita stok ulang klub. Biasanya yang dicari Barcelona sama Madrid," ujarnya.

Untuk harga, jersey yang dijual dibanderol mulai Rp300 ribu hingga Rp500 ribu.

Jersey dengan harga tertinggi merupakan Player Version yang menggunakan bahan serupa dengan yang dikenakan para pemain profesional di lapangan.

"Paling mahal Player Version. Bahannya beda, ada Grade Ori Supporter sama Player Version," katanya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.