Jakarta

Jangan Asal Isi Formulir! Tiga Pilihan Ini Bisa Menentukan Kelancaran Seleksi PPG Calon Guru 2026

Anggerhana Denni Rahmawati | 20 Juli 2026, 22:00 WIB
Jangan Asal Isi Formulir! Tiga Pilihan Ini Bisa Menentukan Kelancaran Seleksi PPG Calon Guru 2026
Kuota PPG calon guru 2026 resmi 18.000, tapi banyak pelamar lupa memperhatikan hal ini. (ditjen.gtk)

AKURAT JAKARTA - Pendaftaran Seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026 memasuki tahap yang paling menentukan bagi para pelamar.

Selain melengkapi dokumen administrasi, peserta juga perlu cermat dalam mengisi sejumlah pilihan penting yang akan digunakan sepanjang proses seleksi hingga pendidikan profesi berlangsung.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengumumkan bahwa kuota nasional PPG Calon Guru 2026 mencapai 18.000 peserta.

Kuota tersebut dibuka untuk 33 bidang studi, yang terdiri atas bidang studi umum maupun vokasi.

Besarnya kuota menjadi kabar baik bagi calon guru dari berbagai disiplin ilmu.

Namun, peluang tersebut juga harus diimbangi dengan ketelitian saat melakukan pendaftaran secara daring.

Sebab, terdapat beberapa pilihan yang harus ditentukan sendiri oleh peserta dan tidak boleh diisi secara sembarangan.

Salah satu yang wajib diperhatikan adalah preferensi lokasi penempatan mengajar setelah peserta menyelesaikan program PPG.

Pilihan ini perlu dipertimbangkan secara matang karena berkaitan dengan kesiapan peserta menjalani penugasan di masa mendatang.

Selain itu, pelamar juga harus menentukan preferensi lokasi perkuliahan sebagai tempat mengikuti pendidikan profesi guru.

Baca Juga: Bukan Sekadar Festival, Dieng Culture Festival 2026 Jadi Cara Masyarakat Jaga Tradisi Leluhur Tetap Hidup

=====

Pemilihan lokasi yang sesuai dengan kondisi pribadi dan domisili dapat membantu peserta menjalani proses pendidikan dengan lebih nyaman dan efisien.

Komponen penting lainnya adalah pemilihan Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang akan digunakan saat mengikuti tes substantif.

Lokasi ujian yang mudah dijangkau dinilai dapat mengurangi kendala mobilitas sekaligus membantu peserta mempersiapkan diri dengan lebih optimal.

Ketiga pilihan tersebut mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki pengaruh terhadap kelancaran seluruh rangkaian seleksi.

Karena itu, peserta disarankan mempertimbangkan faktor jarak, akses transportasi, serta kesiapan pribadi sebelum menentukan pilihan.

Di sisi lain, pengumuman kuota nasional juga memberikan gambaran mengenai skala pelaksanaan PPG tahun ini.

Dengan 18.000 kursi yang tersedia untuk puluhan bidang studi, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lebih banyak calon guru profesional guna memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di berbagai daerah.

Bagi para pelamar, momentum pendaftaran sebaiknya dimanfaatkan bukan hanya untuk melengkapi persyaratan administrasi, tetapi juga menyusun strategi sejak awal.

Ketelitian dalam memilih lokasi mengajar, tempat kuliah, hingga lokasi ujian dapat membantu menghindari kendala yang berpotensi menghambat proses seleksi.

Dengan memahami setiap tahapan pendaftaran secara menyeluruh, peluang mengikuti Seleksi PPG Calon Guru 2026 pun dapat dijalani dengan persiapan yang lebih matang dan terencana. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.