JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk Crane Sebabkan Kemacetan Parah, Simak Rekayasa Lalinnya!

AKURAT JAKARTA – Sebuah truk pengangkut crane menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026) dini hari.
Akibat benturan tersebut, struktur JPO mengalami kerusakan berat hingga harus dibongkar total.
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta pun mengerahkan 30 personel untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, hasil asesmen Dinas Bina Marga menunjukkan pondasi tiang JPO mengalami kerusakan berat sehingga pembongkaran harus dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu, mengatakan pihaknya menempatkan petugas di empat titik, yakni lokasi kejadian, Underpass Mampang, Flyover Mampang, dan Simpang Lampu Lalu Lintas Pasar Santa untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama proses evakuasi.
"Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan dalam penanganan di lokasi. Dishub telah memitigasi empat titik pengaturan lalu lintas, yakni di turunan Mampang, Flyover Mampang, lokasi kejadian, dan Simpang Lampu Lalu Lintas Pasar Santa," ujar Bernad dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026).
"Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan saat kendaraan berat mulai melakukan proses evakuasi dan pembongkaran JPO," tambahnya.
Pembongkaran JPO oleh Dinas Bina Marga dimulai sekitar pukul 12.00 WIB. Selama proses tersebut, Dishub DKI bersama Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar proses evakuasi.
Adapun rekayasa lalu lintas yang diberlakukan sebagai berikut:
Dari arah Selatan menuju Barat dialihkan melalui Underpass Kuningan–Jalan Terusan HR Rasuna Said–Jalan Jenderal Gatot Subroto–Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Senopati–Jalan Suryo, atau melalui Jalan Duren Bangka–Jalan Kemang Utara–Jalan Bangka dan seterusnya.
Dari arah Utara menuju Barat dialihkan melalui Jalan Terusan HR Rasuna Said–putar balik–Jalan Jenderal Gatot Subroto–Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Senopati–Jalan Suryo.
Dari arah Timur menuju Barat dialihkan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto–Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Senopati–Jalan Suryo, atau melalui Jalan Mampang Prapatan–Jalan Duren Bangka–Jalan Kemang Utara–Jalan Bangka dan seterusnya.
Dari arah Barat (Jalan Wijaya I dan Jalan Suryo) menuju Timur dialihkan melalui Jalan Wolter Monginsidi–Jalan Pattimura–Jalan Jenderal Sudirman–Kupingan Semanggi–Jalan Jenderal Gatot Subroto.
Baca Juga: Daftar 10 Pemain Sepak Bola Termahal di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tembus Rp 3,8 Triliun
"Bersama Kepolisian, kami telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terdampak. Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan, memanfaatkan jalur alternatif, serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar proses pembongkaran dapat berlangsung dengan aman," kata Bernad.
Sementara Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, mengatakan pembongkaran dilakukan setelah hasil asesmen menunjukkan struktur JPO mengalami kerusakan berat pada pondasi tiang sehingga tidak lagi aman digunakan.
Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Dalam peristiwa tersebut nihil korban jiwa. Selama proses evakuasi dan pembongkaran berlangsung, pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan agar penanganan berjalan aman," ujar Mujiyanto.
Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat menghindari kawasan Jalan Kapten Tendean selama proses pembongkaran berlangsung apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.
Perkembangan kondisi lalu lintas akan terus disampaikan melalui kanal informasi resmi Dishub DKI Jakarta, termasuk media sosial @dishubdkijakarta. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






