Jakarta

Simak! Ada Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 di Monas Jumat Besok, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Laode Akbar | 17 Juni 2026, 17:07 WIB
Simak! Ada Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 di Monas Jumat Besok, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Ilustrasi - Rekayasa lalu lintas

AKURAT JAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas, layanan transportasi umum, serta kantong parkir untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 yang akan digelar di Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat (19/6) pukul 17.00–22.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan sebanyak 88 petugas Dishub akan diterjunkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar selama kegiatan berlangsung.

"Kami telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat. Petugas juga akan bersiaga di sejumlah titik untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan memberikan informasi kepada pengguna jalan," ujar Budi dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga: Cetak Hat-trick Kontra Aljazair, Lionel Messi Samai Rekor Gol Miroslav Klose di Piala Dunia

Menurutnya, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional di Jalan Medan Merdeka Selatan sisi utara, baik dari arah Tanah Abang maupun Kota menuju Senen.

Pengaturan tersebut dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kelancaran perjalanan pengguna jalan.

Dishub juga telah menyiapkan sejumlah rute alternatif bagi masyarakat yang melintasi kawasan sekitar Monas, termasuk jalur dari Harmoni menuju Bundaran HI, Tugu Tani, Stasiun Gambir, hingga rute dari Bundaran HI menuju Harmoni maupun Senen.

Selain pengaturan lalu lintas, Dishub menyediakan sejumlah kantong parkir di sekitar kawasan Monas. Lokasi parkir yang disiapkan antara lain Pelataran Parkir IRTI Monas, Stasiun Gambir, Lemhannas, Perpustakaan Nasional, Gedung Telkom STO Gambir, Kementerian BUMN, Menara Danareksa, dan Gedung Indosat.

Total kapasitas parkir yang tersedia mencapai 1.840 mobil dan 3.180 sepeda motor. Masyarakat yang mengikuti kegiatan diimbau tidak memarkir kendaraan di badan jalan untuk menghindari kemacetan dan gangguan lalu lintas.

Baca Juga: Soal Rencana Kenaikan Tarif, Dirut Transjakarta: Kondisi Ekonomi Warga Jadi Pertimbangan Utama

Budi juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum menuju lokasi acara. Sejumlah layanan Transjakarta yang melayani kawasan Monas tetap beroperasi normal, di antaranya Koridor 1 Blok M–Kota, Koridor 2 Pulo Gadung–Monumen Nasional, Koridor 3 Kalideres–Monumen Nasional, hingga rute-rute pengumpan lainnya yang melintasi Halte Monas, Gambir, dan Balai Kota.

"Penggunaan transportasi umum menjadi pilihan terbaik untuk menuju lokasi kegiatan. Selain lebih praktis, hal ini juga dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar kawasan Monas selama kegiatan berlangsung," katanya.

Meski demikian, Dishub mengingatkan bahwa layanan Transjakarta dapat melakukan penyesuaian operasional apabila terjadi pengalihan arus lalu lintas secara situasional di lapangan.

Tak hanya itu, pengguna kereta api jarak jauh yang akan berangkat maupun tiba di Stasiun Gambir diminta mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan Monas dengan menyesuaikan waktu keberangkatan dan rute perjalanan.

Baca Juga: Prediksi Skor Inggris vs Kroasia di Piala Dunia, 18 Juni 2026: Ujian Berat The Three Lions di Laga Perdana

Budi berharap masyarakat dapat mematuhi pengaturan lalu lintas yang berlaku dan mengikuti arahan petugas selama kegiatan berlangsung.

"Kami harap masyarakat dapat mematuhi pengaturan lalu lintas yang berlaku dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Dengan kerja sama seluruh pihak, kegiatan dapat berlangsung tertib, aman, dan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.