Jakarta

Simak! Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Imbas Jalan Amblas di Lenteng Agung, Ini Rinciannya

Laode Akbar | 29 Mei 2026, 16:38 WIB
Simak! Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Imbas Jalan Amblas di Lenteng Agung, Ini Rinciannya
Ilustrasi - Rekayasa lalu lintas.

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat menangani kerusakan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, tepatnya di dekat Gang Empang, depan Bengkel Alpino Knalpot, Jakarta Selatan.

Kerusakan yang menyebabkan dua lajur jalan tidak dapat digunakan itu memicu kepadatan lalu lintas menuju arah Depok dan sekitarnya.

Sebagai langkah penanganan darurat sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama instansi terkait menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut.

Baca Juga: Tiga Tips Cerdas Memilih Rumah Kos Nyaman untuk Mahasiswa dan Pekerja

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Hermawan mengatakan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian tersebut.

"Kami memahami aktivitas masyarakat terganggu akibat kondisi jalan amblas ini. Untuk itu, pengaturan lalu lintas dan pengalihan arus segera dilakukan untuk mengurangi kepadatan, sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," ujar Ujang dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

Ia mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses penanganan berlangsung.

Baca Juga: Lima Cara Sederhana Melegakan Hidung Tersumbat di Rumah Tanpa Obat

Adapun rekayasa lalin yang diterapkan yaitu sebagai:

  1. Kendaraan roda dua masih dapat melintas melalui lajur paling kanan di Jalan Raya Lenteng Agung.

  2. Pengalihan arus kendaraan roda dua dilakukan secara situasional melalui Jalan Gardu, Jalan H. Shibi IV, Jalan H. Shibi II, Jalan H. Shibi, hingga keluar menuju Jalan Akses UI.

  3. Kendaraan roda empat dengan tujuan Universitas Indonesia (UI) dan Depok dialihkan untuk putar balik di Perlintasan Kereta Api Universitas Pancasila (JPL 23), kemudian melintas melalui Jalan Lenteng Agung Barat, Jalan Kahfi II, Jalan Tanah Baru, hingga Depok Sawangan.

  4. Kendaraan roda empat bertonase besar dialihkan dari Simpang Jalan TB Simatupang ke arah barat melalui Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) maupun ke arah timur melalui Jalan Raya Bogor atau Jalan Tol Jagorawi.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi dan sebisa mungkin menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan," terangnya.

Baca Juga: Rekomendasi Konser Gratis di Jabodetabek Akhir Pekan Ini 29-31 Mei 2026, Ada Bernadya hingga Pamungkas!

Ujang menjelaskan, kerusakan jalan diketahui terjadi secara bertahap sejak Rabu (27/5). Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan telah melakukan penanganan awal menggunakan material coldmix guna menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

"Suku Dinas Bina Marga juga sudah berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan untuk menelusuri penyebab kerusakan," katanya.

"Berdasarkan dugaan awal, amblesnya jalan dipicu oleh gangguan pada saluran air yang berada di bawah badan jalan," ungkapnya.

Ia memastikan, Pemprov DKI Jakarta terus memantau kondisi di lapangan serta mempercepat proses penanganan agar lalu lintas dapat kembali normal.

Baca Juga: Dukung Java Jazz Festival 2026, Transjakarta Perpanjang Operasional Rute T31 PIK 2–Blok M hingga Tengah Malam

"Saat ini kami mengoptimalkan 20 petugas di lapangan untuk mengurai kemacetan selama proses penanganan berlangsung," tandasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.