Setelah Viral dan Juri Dirujak Netizen, MPR Putuskan Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Tingkat Kalbar Diulang

AKURAT JAKARTA – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengambil langkah tegas buntut dari kontroversi Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, resmi mengumumkan bahwa babak final kompetisi tersebut akan diulang akibat adanya kesalahan fatal dalam penilaian oleh dewan juri.
Keputusan ini otomatis membatalkan status juara pertama yang sebelumnya diraih oleh SMAN 1 Sambas.
Tidak hanya itu, MPR juga menonaktifkan seluruh dewan juri dan pembawa acara (MC) yang bertugas dalam pertandingan yang sempat viral di media sosial tersebut.
Kontroversi LCC 4 Pilar Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Berbeda
Polemik ini bermula dari rekaman video babak final yang mempertemukan tiga sekolah, yaitu SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.
Pada sesi rebutan, muncul pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Perwakilan dari SMAN 1 Pontianak (Grup C), Josepha Alexandra atau Ocha, menjawab bahwa anggota BPK dipilih oleh DPR dengan pertimbangan DPD dan diresmikan oleh Presiden.
Namun, juri menilai jawaban tersebut salah, sehingga nilai SMAN 1 Pontianak dikurangi sebanyak 5 poin (-5).
Anehnya, ketika pertanyaan yang sama dilemparkan kembali dan dijawab secara persis oleh Grup B dari SMAN 1 Sambas, dewan juri justru menyatakan jawaban tersebut benar dan memberikan tambahan 10 poin.
Protes Siswi SMAN 1 Pontianak Ditolak Juri
Melihat ketidakadilan tersebut, Josepha Alexandra atau Ocha siswi SMAN 1 Pontianak langsung melayangkan protes di panggung.
Namun, salah satu juri, Dyastasita Widya Budi, bersikeras bahwa SMAN 1 Pontianak tidak menyebutkan kata "DPD" dalam jawabannya.
"Ada (jawaban pertimbangan DPD). Tadi saya jawabnya seperti ini: anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," tegas Ocha menyanggah juri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




