Jakarta

No Debat! Harusnya SMAN 1 Pontianak Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Tingkat Kalbar, Ini Hitung-hitungan Nilainya!

M Rahman Akurat | 14 Mei 2026, 09:05 WIB
No Debat! Harusnya SMAN 1 Pontianak Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Tingkat Kalbar, Ini Hitung-hitungan Nilainya!
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR tingkat Provinsi Kalbar. (Dok. MPR)

AKURAT JAKARTA - Hasil Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat menuai sorotan publik setelah dewan juri dinilai melakukan kesalahan fatal.

Dalam hasil resmi, SMAN 1 Sambas keluar sebagai juara pertama dengan 90 poin. Sedangkan SMAN 1 Pontianak berada di posisi kedua dengan 70 poin.

Perdebatan muncul dari satu pertanyaan pada sesi rebutan terkait mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca Juga: Segera Hadir BYD Atto 2: SUV Keluarga Dengan Sentuhan Soft Touch di Interior, Fitur Kamera 360, dan Transmisi Listrik yang Super Halus!

Perwakilan dari SMAN 1 Pontianak (Grup C), Josepha Alexandra atau Ocha, menjawab bahwa anggota BPK dipilih oleh DPR dengan pertimbangan DPD dan diresmikan oleh Presiden.

Namun, juri menilai jawaban tersebut salah, sehingga nilai SMAN 1 Pontianak dikurangi sebanyak 5 poin (-5).

Anehnya, ketika pertanyaan yang sama dilemparkan kembali dan dijawab secara persis oleh Grup B dari SMAN 1 Sambas, dewan juri justru menyatakan jawaban tersebut benar dan memberikan tambahan nilai 10 poin.

Melihat ketidakadilan tersebut, tim SMAN 1 Pontianak langsung melayangkan protes di panggung. Namun, salah satu juri, Dyastasita Widya Budi, bersikeras bahwa SMAN 1 Pontianak tidak menyebutkan kata "DPD" dalam jawabannya.

"Ada (jawaban pertimbangan DPD). Tadi saya jawabnya seperti ini: anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," tegas Ocha menyanggah juri.

Meski siswa meminta konfirmasi dari penonton atau mengecek rekaman, juri tetap menyatakan keputusan mereka mutlak.

Baca Juga: Waka DPRD DKI Basri Baco: Sekolah Swasta Gratis Kunci Jakarta Menuju Kota Global

Pembawa acara, Shindy Lutfiana, bahkan meminta peserta menerima keputusan tersebut dengan dalih juri sudah sangat berkompeten.

"Mohon diterima adik-adik terkait keputusan dewan juri. Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja. Nanti mungkin bisa dilihat tayangan ulangnya setelah acara selesai," ujar Shindy saat itu.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.