Jakarta

Tensi Timur Tengah Tak Mereda, Menteri ESDM Beri Sinyal Harga BBM Bisa Naik Lagi

Aisya Nur Aziza | 26 April 2026, 21:41 WIB
Tensi Timur Tengah Tak Mereda, Menteri ESDM Beri Sinyal Harga BBM Bisa Naik Lagi
Menteri ESDM imbau masyarakat tetap waspada adanya penyesuaian harga BBM tahap dua

AKURAT JAKARTA – Ketegangan yang kian memanas antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel kini mulai berdampak langsung pada sektor energi dalam negeri.

Pemerintah menegaskan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah telah menciptakan guncangan hebat pada pasokan energi global termasuk kenaikan harga BBM non subsidi saat ini.

Kenaikan tersebut merupakan respons tak terelakkan terhadap dinamika pasar minyak internasional yang terus merangkak naik.

“Kita memahami bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi merupakan bagian dari mekanisme yang mengikuti dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar, sehingga ini merupakan respons terhadap kondisi pasar global,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia.

Baca Juga: Dampak Konflik Iran-AS Kini Terasa, Harga BBM Resmi Naik

Sinyal Kenaikan Susulan

Di tengah situasi yang masih penuh ketidakpastian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan peringatan mengenai kemungkinan adanya penyesuaian harga lanjutan.

Menurutnya, jika tensi geopolitik tetap tinggi dan harga minyak mentah dunia tidak segera melandai, maka kenaikan tahap kedua hampir pasti akan terjadi.

"Tahap berikutnya kita lihat penyesuaiannya. Kalau harganya turun, ya tidak naik. Tapi kalau harganya begini terus, ya mungkin pasti ada penyesuaian lagi," tegas Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.