Transjakarta Sesuaikan Pola Operasi Angkutan Lebaran 2026, Siapkan Rute Khusus hingga Layanan 24 Jam

AKURAT JAKARTA – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian pola operasi untuk menjamin keselamatan, kelancaran, serta mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah. Operasi khusus ini berlaku pada 13 hingga 29 Maret 2026.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Rencana Operasi Masa Lebaran 2026 yang diterbitkan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, terutama untuk mendukung kelancaran arus mudik, arus balik, hingga mobilitas masyarakat menuju destinasi wisata.
"PT Transjakarta memastikan penyelenggaraan layanan khusus Lebaran ini tidak akan mengganggu kinerja dan kualitas layanan pada rute reguler yang sudah ada," ujar Welfizon dalam keterangannya dikutip, Sabtu (21/3/2026).
Untuk mendukung aktivitas pelanggan yang menuju terminal, stasiun, dan pelabuhan, Transjakarta melakukan beberapa penyesuaian:
a. Reaktivasi Rute 10C:
Menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok – Tanjung Priok sebagai layanan shuttle bagi pemudik yang menggunakan moda transportasi laut. Rute ini beroperasi mulai 13 hingga 29 Maret 2026 dengan waktu operasional menyesuaikan jadwal kedatangan kapal.
b. Perpanjangan Waktu Layanan:
Rute-rute yang melintasi stasiun KAI antarkota (seperti Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen) serta stasiun transit akan diperpanjang jam operasionalnya hingga pukul 23.59 WIB pada periode 25 sampai 29 Maret 2026.
c. Layanan AMARI (Angkutan Malam Hari):
Pengoperasian bus 24 jam tetap tersedia di koridor-koridor utama (Koridor 2, 3, 4, 5, 7, 8, 10, 11, 12, dan 14) untuk memastikan konektivitas tanpa batas.
Baca Juga: Prediksi Skor Levante vs Real Oviedo di La Liga, 22 Maret 2026: Duel Sengit Penentu Nasib
d. Rute Khusus EID:
Transjakarta akan membuka rute bantuan (EID1 – EID5) khusus pada 25 sampai 27 Maret 2026, menghubungkan Terminal Pulo Gebang ke berbagai terminal lain di Jakarta (Senen, Tanjung Priok, Kampung Rambutan, Pasar Minggu, dan Kalideres) pada pukul 00.00 – 05.00 WIB.
Pada hari pertama Idulfitri (21 Maret 2026), Transjakarta akan memulai waktu operasi lebih lambat dari jadwal reguler:
a. Waktu Mulai Operasi:
Bus akan mulai beroperasi pada pukul 09.00 WIB untuk memberikan kesempatan kepada pramudi dan petugas lapangan melaksanakan Salat Idulfitri.
b. Tarif Lebaran:
Pelanggan dapat menikmati layanan Transjakarta dengan tarif khusus sebesar Rp1,- pada hari H Lebaran.
Selama periode libur Lebaran (18 – 24 Maret 2026), Transjakarta menyiagakan rute-rute menuju titik wisata utama di Jakarta dengan jam operasional pukul 05.00 – 23.59 WIB untuk layanan reguler dan pukul 10.00 – 17.00 WIB untuk bus wisata menuju:
• Ancol: Rute 5 dan 1W.
• Ragunan: Rute 6, 6A, 6B, 6V, 5N, 6N, dan 7E.
• TMII: Rute 7D.
• Kota Tua & Monas: Rute 1, 2, 2A, 3, 3H, 12, 1A, 12B, dan lainnya.
Transjakarta juga mengimbau pelanggan untuk terus memantau informasi terbaru terkait layanan melalui media sosial resmi maupun aplikasi TJ:Transjakarta agar perjalanan selama masa Lebaran dapat berjalan lancar. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








