Jakarta

Antisipasi Macet Mudik Lebaran 2026: Polda Banten Bagi Operasional 3 Pelabuhan Utama Sesuai Jenis Kendaraan, Siapkan KBS Sebagai Jalur Alternatif Truk

M Rahman Akurat | 4 Maret 2026, 17:55 WIB
Antisipasi Macet Mudik Lebaran 2026: Polda Banten Bagi Operasional 3 Pelabuhan Utama Sesuai Jenis Kendaraan, Siapkan KBS Sebagai Jalur Alternatif Truk
Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, mengecek kesiapan Pelabuhan Ciwandan jelang mudik Lebaran 2026

AKURAT JAKARTA – Polda Banten bergerak cepat mengantisipasi lonjakan kendaraan selama arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026.

Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, Polda Banten telah menetapkan pembagian operasional di tiga pelabuhan utama sesuai jenis kendaraan.

Pelabuhan Merak akan dikhususkan untuk pejalan kaki, bus, dan kendaraan pribadi atau kendaraan kecil.

Baca Juga: Pemprov DKI Ajak Pekerja Proaktif Laporkan Perusahaan yang Tak Bayar THR, Bakal Disanksi Mulai Teguran Tertulis hingga Dicabut Izin Usahanya

Kemudian, Pelabuhan Ciwandan untuk melayani pemudik sepeda motor dan truk ringan.

Sedangkan Pelabuhan BBJ Bojonegara khusus untuk truk sumbu 3 ke atas.

Sebagai langkah kontingensi, pihak kepolisian juga telah menyiapkan pelabuhan alternatif jika terjadi kepadatan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon.

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, mengungkapkan bahwa Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera (KBS) akan difungsikan untuk mengurai kemacetan.

Fokus utamanya adalah mengalihkan kendaraan logistik tertentu agar tidak menumpuk di jalur Utama, sehingga menyebabkan kemacetan parah.

Baca Juga: Perkiraan Harga Mitsubishi Pajero Sport Facelift 2026, SUV Ladder Frame Handal dan Berotot, Populer di Kalangan Pecinta Offroad

"Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera digunakan sebagai kontingensi untuk kendaraan golongan 5 dan 6B. Kalau padat sampai Jalan Lingkar Selatan, kita alihkan ke sana," ujar Irjen Hengki saat mengecek kesiapan di Cilegon, Rabu (4/3/2026).

Hengki memastikan seluruh fasilitas penunjang akan rampung dalam waktu dekat.

Proses perapihan terus dilakukan agar semua pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan), dan pos terpadu siap digunakan sebelum operasi dimulai.

"Insya'allah paling lambat sebelum gelar pasukan tanggal 12 Maret 2026, semua pos telah siap," tegasnya.

Selain kemacetan, faktor cuaca juga menjadi perhatian serius Polda Banten selama musim arus mudik lebaran 2026.

Baca Juga: Prediksi Skor Newcastle vs Manchester United di Premier League, 5 Maret 2026: Ujian Berat The Red Devils di St James Park

Hengki mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan strategi delay system melalui penyediaan sejumlah kantong parkir dan buffer zone untuk mencegah penumpukan di dermaga.

Beberapa titik kantong parkir yang disiapkan antara lain di Tol Tangerang-Merak Km 43 dan Km 68. Kemudian Buffer Zone di Area Indah Kiat, Wilmar, Samudera Marine Indonesia (SMI), dan sepanjang JLS.

Guna mempercepat aliran kendaraan di dalam area pelabuhan, polisi akan menerapkan kebijakan masuk kapal lebih awal.

Jika pemudik tiba di Pelabuhan Merak sebelum jadwal keberangkatan yang tertera di tiket, mereka akan diarahkan untuk langsung masuk ke kapal.

Baca Juga: Kasus Campak di Indonesia Meningkat, Gubernur Pramono Minta Posyandu Tingkatkan Vaksinasi

"Ketika sudah beli tiket jam sekian, tapi ternyata sudah tiba lebih awal, dia harus langsung masuk. Ini untuk menghindari penumpukan di area pelabuhan," pungkas Hengki. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.