Jakarta

Sempat Dikritik Soal Pembayaran QRIS, Kini RI Siap Terbuka dengan Sistem Pembayaran yang Ditetapkan AS

Titania Isnaenin | 25 April 2025, 19:57 WIB
Sempat Dikritik Soal Pembayaran QRIS, Kini RI Siap Terbuka dengan Sistem Pembayaran yang Ditetapkan AS


AKURAT JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjawab soal kritik AS terhadap sistem pembayaran QRIS dan GPN.

Airlangga menyebut RI akan terbuka atas sistem pembayaran luar negeri yang dimiliki dua perusahaan asal AS yakni Mastercard dan Visa.

"Mereka (perusahaan AS) terbuka untuk masuk di dalam frontend maupun berpartisipasi, dan itu level playing field sama dengan yang lain. Jadi ini sebetulnya masalahnya hanya penjelasan," ucapnya dalam konferensi pers yang digelar Jumat (25/4).

Baca Juga: Baru Saja Harganya Turun Kemarin, Per Hari Ini Emas Antam Naik Lagi Rp17.000

Sebelumnya, Amerika melalui USTR menyebut sistem pembayaran Indonesia terutama QRIS dinilai AS tidak melibatkan pemangku kepentingan internasional.

Dimana USTR menyebut perusahaan AS, termasuk penyedia jasa pembayaran merasa tidak diberi informasi ataupun ruang untuk menyampaikan pandangan selama proses penyusunan kebijakan QRIS oleh BI.

Baca Juga: Peserta Dibuat Resah! Soal UTBK Diduga Bocor, Panitia SNPMB Sebut Tiap Sesi Punya Soal Berbeda

Pihak USTR menyebut bahwa sistem tersebut akan menyulitkan integrasi sistem asing ke dalam arsitektur pembayaran domestik RI.

Oleh karena itu, Menko Airlangga menuturkan bahwa Indonesia telah terbuka untuk melakukan kolaborasi serta memberi kesempatan bagi semua pihak. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.