Makin Serius, China Ancam Negara-negara yang Lakukan Negosiasi Tarif ke AS

AKURAT JAKARTA- Ramainya negara yang lakukan negosiasi dengan Amerika terkait kebijakan tarif impor, membuat China mengambil langkah tegas.
Dimana baru-baru ini, pemerintah China mengeluarkan peringatan kepada negara yang telah melakukan negosiasi karena dianggap merugikan kepentingan negaranya.
China melalui Kementerian Perdagangannya menegaskan bahwa mereka akan melakukan tindakan balasan apabila itu terjadi hingga merusak kepentingan mereka.
Baca Juga: Alasan QRIS dan GPN Terus Disorot Dalam Kebijakan Tarif Impor AS
"Tiongkok dengan tegas menentang pihak manapun yang mencapai kesepakatan dengan mengorbankan kepentingan Tiongkok. Jika hal itu terjadi, Tiongkok tidak akan menerimanya dan akan mengambil tindakan balasan secara tegas dan sepadan," tutur kementerian perdagangan Tiongkok dikutip dadi CNBC.
Ancaman ini diberikan sebagai upaya tegas pemerintah China terhadap AS yang dianggap menyalahgunakan kebijakan tarif terhadap semua mitra dagangnya hingga memaksa semua pihak terlibat negosiasi resiprokal.
China dalam hal ini juga memperingatkan AS, apabila perang tarif ini terus berlanjut maka perdagangan Internasional akan kembali ke hukum rimba.
Baca Juga: Tarif Impor RI Naik Jadi 47 Persen Tertinggi Se-ASEAN, Ini Dampaknya Bagi Indonesia
Dengan kata lain, Tiongkok bersedia untuk bekerja sama dengan semua negara demi membela keadilan dan kejujuran internasional.
Sementara itu, presiden Tiongkok Xi jinping telah membalas tarif AS dan memberlakukan tarif sebesar 125% terhadap impor barang-barang asal Amerika.
Bahkan China juga sudah mulai membatasi ekspor mineral penting mereka dan memasukannya kedalam daftar hitam.
Baca Juga: Poin Usulan Indonesia ke AS Saat Negosiasi Tarif Trump
Dan kini, sejak Trump memberlakukan tarif tersebut, China meningkatkan perdagangan dengan Asia Tenggara yang saat ini menjadi mitra dagang regional terbesar Tiongkok. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





