4 Hal Ini Penyebab Status Penerima KJP Plus Dibatalkan, Bisa Cair Lagi dengan Cara Melakukan Ini

AKURAT JAKARTA - Berikut 4 Hal Ini Penyebab Status Penerima KJP Plus Dibatalkan, Bisa Cair Lagi dengan Cara Melakukan Ini
Diketahui pembatalan status KJP Plus terjadi karena beberapa alasan utama terkait dengan kriteria kelayakan penerima.
Langkah Pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Jakarta itu membuat orang tua siswa di Jakarta menjadi khawatir.
Nah, pahami dulu penyebabnya sehibgga bisa mengambil langkah-langkah untuk mengajukan sanggahan atau memperbaiki status untuk tetap dapat KJP Plus.
Dilansir dari kanal YouTube EKA NUR ARIPIN ada beberapa alasan pembatalan status penerima KJP Plus.
1. Kepemilikan Aset
Pembatalan status KJP Plus bisa disebabkan oleh terdeteksinya kepemilikan kendaraan bermotor, terutama mobil.
Baca Juga: Program Bantuan KJP Plus Tahap 2 Cair, Cek Segera Apakah Nama Anak Anda Terdaftar Sebagai Penerima
Sebab, itu menunjukkan bahwa keluarga penerima tidak lagi tergolong sebagai keluarga kurang mampu.
Selain itu, pematalan status KJP Plus jika rumah memiliki nilai NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) di atas Rp1 miliar.
2. Status dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
Status KJP Plus dapat dibatalkan, jika penerima tidak terdaftar dalam DTKS atau data kepesertaan belum diperbarui.
Selain itu, penerima yang tidak memenuhi skala prioritas berdasarkan pemeringkatan kesejahteraan juga dapat mengalami pembatalan.
3. Input Data yang Belum Rampung
Selanjutnya, proses input data penerima di sekolah yang belum selesai atau mengalami kendala teknis juga menjadi penyebab pembatalan.
4. Verifikasi Ulang
Terakhir, pembatalan bisa terjadi akibat proses verifikasi ulang yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan untuk memastikan bahwa semua penerima memenuhi syarat yang ditetapkan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





