4 Fakta Geopark Ciletuh, Satu dari 10 UNESCO Global Geopark Indonesia yang Mendunia: Cuma Berjarak 4 Jam dari Jakarta!

AKURAT JAKARTA - Jawa Barat juga punya geopark yang telah diakui UNESCO, yakni Geopark Ciletuh.
Geopark Ciletuh adalah sebuah kawasan geopark yang terletak di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia.
Kawasan ini menjadi bagian dari Global Geopark Network (GGN) yang diakui oleh UNESCO pada tahun 2018.
Geopark Ciletuh memiliki keunikan geologi, biodiversitas, serta warisan budaya yang kaya, menjadikannya destinasi wisata yang menarik bagi para pengunjung.
Geopark seluas 126.000 hektare ini tak hanya memiliki pemandangan indah saja. Tapi, dikelilingi hamparan aluvial dengan bebatuan unik.
Menariknya, kawasan Geopark Ciletuh dikelilingi berbagai destinasi wisata.
Seperti Pantai Cimaja yang terkenal dengan gulungan ombak menantang dan menjadi incaran peselancar dunia, Air Terjun Awang, Taman Purba, dan banyak lagi.
Berikut ini 4 fakta dari Geopark Ciletuh:
1. Formasi Geologi
Kawasan ini ditandai dengan keberadaan formasi batuan kapur tua yang terbentuk dari zaman Mesozoikum, dengan karakteristik tebing-tebing curam, goa-goa, dan air terjun yang menakjubkan.
2. Biodiversitas
Geopark Ciletuh merupakan rumah bagi berbagai spesies flora dan fauna endemik yang langka, termasuk beberapa spesies yang dilindungi seperti Jalak Bali, Burung Hantu Jawa, dan Trenggiling.
Baca Juga: Simak Alur Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2024 yang Dibuka Pada Hari Ini
3. Warisan Budaya
Selain kekayaan geologinya, Geopark Ciletuh juga memiliki warisan budaya yang beragam, seperti situs-situs arkeologi, makam-makam kuno, dan tradisi lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakat setempat.
4. Ekowisata
Geopark Ciletuh menawarkan berbagai kegiatan ekowisata yang memungkinkan pengunjung untuk menikmati keindahan alam dan belajar tentang keanekaragaman hayati dan geologi kawasan tersebut melalui trekking, hiking, birdwatching, dan aktivitas-aktivitas lainnya.
Dengan kekayaan alam dan budayanya yang unik, Geopark Ciletuh menjadi tujuan wisata yang menarik bagi pecinta alam, peneliti, dan pengunjung yang ingin menjelajahi keindahan serta memahami pentingnya pelestarian lingkungan dan warisan budaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





