Jakarta

4 Transportasi Kereta yang Wajib Kamu Coba: Perjalanan Jauh Serasa Full Wisata dari Stasiun Berangkat

Ani Nur Iqrimah | 15 Mei 2024, 12:25 WIB
4 Transportasi Kereta yang Wajib Kamu Coba: Perjalanan Jauh Serasa Full Wisata dari Stasiun Berangkat

AKURAT.CO Kereta api masih menjadi salah satu moda transportasi unggulan yang banyak diminati wisatawan untuk berlibur.

Selain karena memiliki waktu tempuh yang lebih cepat dibandingkan menggunakan bus atau kendaraan pribadi, popularitas kereta api juga berkat kenyamanan dan tarif terjangkau.

Bahkan, seperti dijelaskan dalam Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2023/2024, wisatawan pada 2023 mulai cenderung memiliki kereta api dibandingkan pesawat sebagai alternatif kendaraan ramah lingkungan yang dapat meningkatkan pengalaman berwisata.

Baca Juga: Rayakan 40 Tahun Berkarir di Dunia Musik, Ruth Sahanaya Gelar Konser Spesial

Ketertarikan wisatawan dengan kereta api tidak bisa dipisahkan dari inovasi yang terus dilakukan di sektor perkeretaapian Indonesia. Perkembangan tersebut tidak hanya dinilai dari segi kecepatan dan pelayanannya saja.

Melainkan dari pengalaman yang ditawarkan saat memilih kereta api sebagai moda transportasi darat saat bepergian atau berlibur ke luar kota.

Whoosh

Baca Juga: Macet 2 Hari Berturut-turut, Apa Penyebab Lalu Lintas di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Sampai Tak Bergerak?

Kereta api terbaru yang sukses menarik perhatian wisatawan adalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), atau lebih dikenal dengan nama “Whoosh” (Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Hebat).

Sebagai Kereta Cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, Whoosh dapat melaju dengan kecepatan 350 km/jam. Artinya, Jakarta-Bandung dapat ditempuh dalam 30-45 menit saja!

Menariknya, rute Whoosh juga banyak melewati destinasi-destinasi wisata, yang tidak jauh dari stasiun pemberhentian Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Baca Juga: Warga Jakarta Pecinta Ayam Bakar? Wajib Cobain 5 Rekomendasi Warung Ini, Enak Kenyang Murah

Salah satunya Stone Garden Citatah, yakni tempat wisata yang hanya berjarak 30 menit dari Stasiun Padalarang.

Di sini, kamu bisa healing sambil menikmati panorama alam eksotis dari bebatuan, bukit kapur berwarna putih, serta pepohonan dan ilalang hijau indah.

Kalau berhenti di Stasiun Tegalluar, kalian bisa mampir ke Masjid Al-Jabbar. Hanya perlu menempuh 9 menit perjalanan dari Stasiun Tegalluar.

Kamu bisa berwisata religi sekaligus mengunjungi Museum Galeri Rasulullah di Masjid Al-Jabbar.

Baca Juga: Warga Jakarta Pecinta Ayam Bakar? Wajib Cobain 5 Rekomendasi Warung Ini, Enak Kenyang Murah

Panoramic Train

Kereta kedua yang wajib dicoba adalah Panoramic Train atau Kereta Panoramic.

Berbeda dengan Whoosh, Panoramic Train memiliki kaca lebar di kedua sisi yang dirancang khusus bagi penumpang untuk menikmati panorama sepanjang perjalanan.

Tidak perlu takut kepanasan, karena Panoramic Train sudah didesain khusus tahan panas, kuat, dan aman.

Baca Juga: 2 Kotban Hilang Banjir Lahar Dingin Sumbar Belum Ditemukan, Tim SA Sisir Aliran Sungai dan Material

Kereta Panoramic punya atap kaca memanjang yang bisa dibuka tutup secara otomatis. Sehingga, memberikan kesan naik kereta yang berbeda.

Untuk saat ini, Panoramic Train gabung di rangkaian kereta api Argo Parahyangan, Argo Wilis, Turangga dengan tujuan Jakarta-Bandung (PP) dan Surabaya-Bandung (PP).

Kalau membahas destinasi wisata yang bisa dijangkau dengan Panoramic Train, tentu ada sangat banyak pilihannya.

Mulai dari Kawasan Braga (Bandung), Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Bandung), Forest Walk Babakan Siliwangi (Bandung), Hutan Bambu Keputih (Surabaya), hingga Mangrove Wonorejo Tourism (Surabaya).

Baca Juga: Pj Gubernur Berencana Bangun Pulau Sampah di Area Pesisir Laut Utara, Namun Walhi Jakarta Tidak Setuju dengan Alasan Ini

Kereta Suite Class

Kalau ingin merasakan pengalaman naik kereta yang lebih mewah, kamu bisa mencoba Suite Class Compartment.

Jauh lebih eksklusif, karena Suite Class Compartment hanya memiliki 16 ruang pribadi yang bisa memberikan privasi dan kenyamanan bagi penumpangnya.

Baca Juga: Resep Sempol Ayam, Makanan Jajanan yang Enak, Bisa Dibuat di Rumah Mudah Lho, Jadi Ide Jualan Juga

Daya tarik dari kereta Suite Class Compartment adalah adanya pintu geser otomatis, kursi yang bisa direbahkan hingga 180 derajat dan diputar sesuai arah perjalanan kereta, hingga penghangat dan fitur pijat di setiap kursi yang dipilih.

Guna menciptakan suasana nyaman, Suite Class Compartment didominasi warna cokelat keemasan dan pencahayaan hangat, serta hiasan yang terinspirasi suku Dayak.

Untuk saat ini kereta Suite Class Compartment hanya ada di KA Bima dan KA Argo Semeru dengan rute Gambir-Surabaya Gubeng (PP).

Baca Juga: Saldo Dana Gratis Rp 250.000 Cair dengan Mudah, Hanya dari Rumah Cukup Ikuti Aturannya di Sini

Jaladara

Berbeda dengan lainnya, Jaladara atau Sepur Kluthuk Jaladara merupakan kereta uap bersejarah yang masih beroperasi di Kota Solo, Jawa Tengah.

Bukan kursi empuk layaknya kereta modern, tempat duduk di kereta Jaladara terbuat dari kayu dengan posisi saling berhadapan.

Baca Juga: Mau Masak Nasi Goreng Porang Kesukaan Presiden Terpilih Prabowo Subianto? Ini Resep dan Cara Buatnya, Makanan Kaya Serat dan Baik untuk Kesehatan

Kereta yang menggunakan kayu sebagai bahan bakar ini melaju di atas rel yang berada di tengah Kota Solo, atau tepatnya di Jalan Slamet Riyadi.

Selama 3,5 jam perjalanan, Kereta Jaladara berhenti di Loji Gandrung, Museum Radya Pustaka, Sriwedari, Museum Batik Danar Hadi, Kampung Batik Kauman, Gladag, dan terakhir adalah Stasiun Solo Kota.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.