Jakarta

Pertama di Dunia, China Buka Museum Pterosaurus dengan Fosil Telur dan Embrio 3D

Anggerhana Denni Rahmawati | 15 September 2026, 18:15 WIB
Pertama di Dunia, China Buka Museum Pterosaurus dengan Fosil Telur dan Embrio 3D
Museum Pterosaurus pertama dunia dibuka di China. - Polat Niyaz/Xinhua

AKURAT JAKARTA - Bayangkan melihat jejak kehidupan makhluk bersayap yang pernah terbang di langit Bumi sekitar 130 juta tahun lalu.

Pengalaman tersebut kini bisa didapatkan publik setelah China membuka Museum Pterosaurus Hami, museum pertama di dunia yang secara khusus didedikasikan untuk reptil terbang tersebut.

Museum ini resmi dibuka pada Minggu (13/9/2026) di taman geologi nasional wilayah Hami, Xinjiang, China.

Wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu lokasi penting dalam penemuan fosil pterosaurus.

Keberadaan museum ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai lokasi penggalian fosil kini diubah menjadi pusat untuk memperkenalkan kehidupan prasejarah kepada masyarakat.

Pterosaurus sendiri merupakan reptil bersayap yang hidup pada masa prasejarah.

Meski kerap dikaitkan dengan dinosaurus, pterosaurus bukan dinosaurus, melainkan kelompok reptil terbang yang memiliki kekerabatan dengan mereka.

Koleksi Berasal dari Puluhan Tahun Penelitian

Museum Pterosaurus Hami memiliki area pameran sekitar 4.600 meter persegi.

Bangunannya terdiri dari enam aula berbentuk oval dengan tata letak bertingkat.

Baca Juga: Pendaftaran Mutasi PNS Kemendikdasmen Ditutup Hari Ini, 34 Posisi Wakasek Jadi Rebutan

Dari atas, bentuk museum tersebut dibuat menyerupai sekumpulan telur pterosaurus yang berada di gurun.

Konsep tersebut menjadi bagian dari pengalaman pengunjung sebelum mereka melihat koleksi di dalamnya.

Fosil yang dipamerkan berasal dari hasil penelitian dan penggalian selama lebih dari dua dekade.

Spesimen tersebut dikumpulkan oleh para peneliti dari Institut Paleontologi Vertebrata dan Paleoantropologi, Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS).

Salah satu koleksi yang paling menarik adalah fosil telur dan embrio pterosaurus yang diawetkan dalam bentuk tiga dimensi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.