Dari Bangunan Kenegaraan Jadi Wisata Edukasi, Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Terbuka untuk Umum

AKURAT JAKARTA - Masyarakat kini memiliki kesempatan lebih dekat mengenal sejarah Indonesia melalui kunjungan langsung ke Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung.
Lewat program ISTURA (Istana untuk Rakyat), kawasan yang selama ini identik dengan kegiatan kenegaraan resmi dibuka untuk kunjungan umum tanpa dipungut biaya.
Program ini menjadi alternatif wisata edukasi yang memungkinkan pengunjung menyaksikan secara langsung salah satu bangunan paling bersejarah di Indonesia.
Gedung Agung pernah menjadi pusat pemerintahan ketika Yogyakarta berstatus sebagai ibu kota Republik Indonesia pada masa awal kemerdekaan.
Selama mengikuti tur, pengunjung tidak hanya melihat arsitektur bangunan, tetapi juga mempelajari perjalanan sejarah bangsa, koleksi yang dimiliki istana, serta peran penting Gedung Agung dalam pemerintahan Indonesia.
Meski gratis, masyarakat tetap diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu.
Proses registrasi dilakukan secara daring dengan melengkapi identitas serta mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.
Kuota setiap sesi juga terbatas sehingga calon pengunjung disarankan mendaftar lebih awal.
Kehadiran program ISTURA membuka kesempatan bagi pelajar, mahasiswa, maupun wisatawan untuk belajar sejarah secara langsung di lokasi yang menjadi saksi berbagai peristiwa penting bangsa.
Pengalaman ini menawarkan cara belajar yang berbeda dibandingkan hanya membaca buku atau melihat dokumentasi sejarah.
=====
Dibukanya Istana Kepresidenan Yogyakarta untuk masyarakat juga menunjukkan upaya memperluas akses publik terhadap situs-situs bersejarah nasional.
Dengan begitu, bangunan yang selama ini identik dengan kegiatan kenegaraan dapat menjadi ruang edukasi sekaligus destinasi wisata sejarah yang lebih dekat dengan masyarakat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





