Menjelajahi Sisi Lain Jogja: 3 Desa Wisata Terbaik yang Kaya Budaya, Alam, dan Edukasi

AKURAT JAKARTA - Yogyakarta atau Jogja tidak hanya dikenal melalui Malioboro yang selalu ramai oleh wisatawan dari berbagai daerah.
Daerah ini juga memiliki banyak desa wisata yang menawarkan pengalaman berbeda dan lebih dekat dengan masyarakat.
Keramahan penduduk serta kuatnya budaya Jawa menjadi daya tarik yang membuat banyak wisatawan ingin kembali.
Melalui desa wisata, pengunjung dapat menikmati suasana pedesaan yang asri sekaligus belajar budaya lokal.
Berikut tiga desa wisata terbaik di Jogja yang layak masuk dalam daftar perjalanan Anda.
1. Desa Wisata Wukirsari, Bantul
Desa Wisata Wukirsari menjadi salah satu kebanggaan Yogyakarta karena mendapat pengakuan tingkat dunia.
Desa ini dikenal sebagai salah satu desa wisata terbaik versi Organisasi Pariwisata Dunia atau UNWTO.
Daya tarik utama Wukirsari adalah Kampung Batik Giriloyo yang terkenal sebagai sentra batik tulis tradisional.
Wisatawan dapat melihat langsung proses pembuatan batik yang dikerjakan dengan penuh ketelitian.
Pengunjung juga bisa mengikuti pelatihan singkat untuk mencoba membatik menggunakan canting dan malam.
Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini memberikan pengalaman budaya yang sulit ditemukan di tempat lain.
Suasana desa yang tenang membuat wisatawan dapat menikmati perjalanan dengan lebih santai dan nyaman.
2. Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul
Desa Wisata Nglanggeran menjadi destinasi favorit bagi pencinta alam dan kegiatan luar ruangan.
Baca Juga: Dawet Dimakan Pakai Sambal? Ini Kuliner Unik Kulon Progo Buruan Wisatawan
=====
Desa ini terkenal berkat keberadaan Gunung Api Purba yang memiliki pemandangan sangat memukau.
Jalur trekking yang tersedia cukup menarik untuk dijelajahi oleh wisatawan dari berbagai usia.
Dari puncak kawasan ini, pengunjung dapat menikmati panorama alam Gunungkidul yang sangat indah.
Salah satu lokasi yang paling populer adalah Embung Nglanggeran yang berada di area perbukitan.
Banyak wisatawan datang pada sore hari untuk menikmati pemandangan matahari terbenam yang menawan.
Selain trekking, kawasan ini juga cocok untuk berkemah sambil menikmati udara pedesaan yang sejuk.
3. Desa Wisata Kasongan, Bantul
Desa Wisata Kasongan dikenal luas sebagai sentra kerajinan gerabah dan keramik tanah liat.
Produk kerajinan dari desa ini telah dipasarkan ke berbagai daerah bahkan hingga mancanegara.
Wisatawan dapat melihat langsung para perajin membuat berbagai karya dengan teknik tradisional.
Mulai dari vas bunga hingga hiasan rumah, semuanya dibuat dengan keterampilan yang diwariskan turun-temurun.
Pengunjung juga dapat mencoba membuat gerabah sendiri dengan bimbingan para pengrajin setempat.
Kegiatan ini menjadi pengalaman edukatif yang menarik bagi anak-anak maupun orang dewasa.
Selain berwisata, pengunjung bisa membawa pulang hasil kerajinan sebagai oleh-oleh khas Jogja.
Ketiga desa wisata tersebut menunjukkan bahwa Jogja memiliki pesona yang jauh lebih luas dari Malioboro di tengah kota.
Baca Juga: Obat Alami di Sekitar Kita: Cara Sederhana Menjaga Kesehatan dengan Bahan Alami
=====
Setiap desa menawarkan keunikan tersendiri yang memadukan budaya, alam, dan edukasi dalam satu perjalanan.
Bagi wisatawan yang ingin merasakan sisi autentik Yogyakarta, desa-desa ini layak untuk dikunjungi.
Melalui kunjungan ke desa wisata, pelancong tidak hanya berlibur tetapi juga belajar dan berinteraksi langsung.
Pengalaman tersebut menjadikan perjalanan ke Jogja terasa lebih berkesan, bermakna, dan sulit dilupakan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Qatar vs Swiss di Piala Dunia, 14 Juni 2026: Ujian Berat The Maroons Hadapi Tim Kuda Hitam Eropa
- 2Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 3Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia, 15 Juni 2026: Die Mannschaft Incar Kemenangan Besar
- 4Ramai Istilah 'Sell Indonesia' di Media Asing, Apa Maksudnya?
- 5Prediksi Skor Swedia vs Tunisia di Piala Dunia, 15 Juni 2026: Blagult Andalkan Duet Isak-Gyokeres
- 6Prediksi Skor Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia, 12 Juni 2026: Duel Tim Tak Terkalahkan dan Raja Bola Mati
- 7Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia, 13 Juni 2026: Modal Kandang jadi Senjata Tim Bintang dan Garis-garis
- 8Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina di Piala Dunia, 13 Juni 2026: Les Rouges Dibayangi Perlawanan Zmajevi
- 9Kemenag DKI Gelar Nikah Massal Gratis 2026, Dapat Bantuan Modal Usaha! Ini Syarat dan Cara Daftarnya
- 10Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation





