Hutan Kota Srengseng: Ruang Hijau Tenang di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta

AKURAT JAKARTA - Hutan Kota Srengseng menjadi salah satu tempat tenang yang cocok untuk menenangkan pikiran ataupun untuk wisata bagi warga Jakarta.
Dengan luas sekitar 15 hektar, hutan kota ini menjadi ruang terbuka hijau yang sangat bermanfaat bagi warga ibu kota.
Segarnya udara di Hutan Kota Srengseng menjadikan lokasi ini cocok untuk berbagai aktivitas, mulai dari berolahraga ringan hingga sekadar duduk santai menikmati alam.
Baca Juga: Nostalgia di Kampoeng Gallery, Tempat Nongkrong Unik Bernuansa Vintage di Jakarta Selatan
Bahkan, banyak warga datang ke sini untuk berolahraga seperti joging dan berjalan kaki di pagi dan sore hari.
Jalan kecil yang panjang, hening dan sejuk di tempat ini menjadi track favorit bagi para pengunjung yang melakukan olahraga joging.
Udaranya masih bersih, jauh dari polusi kendaraan, maka tidak heran jika tempat ini jadi favorit para pencari udara segar.
Baca Juga: Menjelajah Nuansa Shanghai Klasik di Jantung Jakarta Utara: Pesona Old Shanghai Sedayu City
Hutan Kota Srengseng juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum seperti toilet, mushola, tempat duduk, gazebo, serta taman bermain anak.
Salah satu daya tarik utama dari Hutan Kota Srengseng adalah adanya danau buatan yang menyejukkan mata.
Di sini, pengunjung bisa memancing secara gratis dengan suasana yang sejuk.
Baca Juga: Mengenal Seven Summits of Indonesia: Tujuh Puncak Tertinggi di Negeri Seribu Gunung
Aktivitas ini cukup menarik, terutama bagi mereka yang ingin mencari ketenangan sambil menikmati hobi.
Untuk menikmati ketenangan Hutan Kota Srengseng, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp. 3.000 per orang.
Harga ini tentu sangat ramah di kantong, terutama jika dibandingkan dengan manfaat yang didapatkan.
Baca Juga: Enchanting Valley by Taman Safari Indonesia: Surga Wisata Edukatif dan Instagramable di Bogor
Banyak anak muda datang ke sini untuk nongkrong duduk-duduk santai dan bahkan untuk mengerjakan tugas kuliah.
Beberapa orang juga memanfaatkan area hutan ini untuk belajar mengenal tanaman.
Lebih dari 60 jenis pohon tumbuh di sini, dan beberapa di antaranya diberi label nama agar pengunjung bisa belajar langsung.
Baca Juga: Gunung Rinjani Tutup Sementara Agustus Nanti, Cek Dulu 5 Jalur Pendakian yang Kena Dampaknya
Dengan akses yang mudah dijangkau dan suasana yang nyaman, Hutan Kota Srengseng menjadi pilihan tepat untuk melepas penat dari rutinitas harian.
Tidak perlu jauh-jauh keluar kota, cukup datang ke tempat ini untuk menikmati ketenangan dan udara segar di tengah kota.
Bagi warga Jakarta yang butuh tempat bersantai murah dan alami, Hutan Kota Srengseng layak masuk daftar tujuan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






