Jakarta

Jazz Hilang, Orchestra Datang, Dieng Culture Festival 2025 Siap Bikin Kamu Terpukau

Zainal Abidin | 22 Juli 2025, 15:30 WIB
Jazz Hilang, Orchestra Datang, Dieng Culture Festival 2025 Siap Bikin Kamu Terpukau

AKURAT JAKARTA - Dieng Culture Festival (DCF) 2025 kembali hadir dengan kejutan baru yang sayang untuk kamu lewatkan.

Dengan mengusung tema “Back to The Culture”, festival budaya ini akan berlangsung selama dua hari, tepatnya pada tanggal 23-24 Agustus 2025.

Salah satu highlight dari DCF 2025 adalah perubahan konsep musik, dari yang sebelumnya Jazz Atas Awan menjadi Orchestra Symphony Dieng, yang akan menambah kesan magis di tengah dinginnya dataran tinggi Dieng.

Baca Juga: Liburan Anti Gagal! Ini Dia 5 Rekomendasi Hotel di Anyer yang Instagramable Banget!

DCF 2025 bukan sekadar festival biasa.

Kamu akan diajak menyelami budaya lewat kirab budaya dan ritual cukur rambut anak gimbal yang penuh makna.

Ketua Pokdarwis Dieng Pandawa, Alif Faozi, menegaskan bahwa DCF kali ini tetap terbuka untuk umum, namun beberapa sesi seperti Orchestra Symphony Dieng dan ritual cukur akan dibatasi pengunjungnya demi menjaga kenyamanan dan kekhidmatan.

Baca Juga: KAI Tebar Diskon Gede-Gedean Lewat KAI Expo 2025, Tiket Kereta Luxury Jadi Murah Banget!

Selain itu, malam hari akan semakin syahdu dengan pelepasan ribuan lampion yang menerangi langit Dieng—sebuah momen yang tak akan kamu temui setiap hari.

Untuk menambah kemeriahan, panitia juga menghadirkan dua panggung tambahan yakni panggung Sembadra dan Gatotkaca yang bebas diakses semua pengunjung.

Rangkaian informasi lengkap terkait jadwal dan kegiatan DCF XV ini akan diumumkan saat peluncuran acara pada tanggal 26-27 Juli 2025 mendatang, bersamaan dengan Geothermal Festival dan Dieng Fun Walk yang digelar berkat kolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada serta Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Baca Juga: Tanjidor: Irama Betawi Bernuansa Eropa dari Masa ke Masa

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, juga mendukung penuh gelaran DCF ini.

“DCF tahun 2025 merupakan momentum untuk mengangkat nilai-nilai kebudayaan yang ada di wilayah dataran tinggi Dieng,” ujar Amalia.

Ia juga menyampaikan bahwa festival ini menjadi sarana promosi wisata yang diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Jakarta Bukan Cuma Gedung Tinggi, Ini 5 Wisata Alamnya yang Keren Banget

Dengan semangat dan kreativitas baru, Amalia mengajak kamu untuk datang langsung ke Dieng.

“Kalau gak datang ke DCF kali ini, saya jamin menyesal,” katanya penuh antusias. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.