Kebijakan Bebas Visa China Picu Ledakan Turis, Kamu Sudah Siap Berangkat?

AKURAT JAKARTA - China resmi memperluas daftar negara yang bisa masuk tanpa visa hingga 30 hari penuh.
Hingga 13 Juli 2025, total 74 negara sudah termasuk dalam kebijakan ini, dan pada 16 Juli akan bertambah menjadi 75.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan sektor pariwisata, memperkuat ekonomi nasional, serta memperluas pengaruh global China.
Baca Juga: Pariwisata Indonesia Tampil Mewah di Berlin dan Roma, Siap Tarik Wisatawan
Menurut data dari Administrasi Imigrasi Nasional, lebih dari 20 juta wisatawan asing masuk tanpa visa pada 2024, meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
“Ini sangat membantu karena proses pengajuan visa sebelumnya merepotkan,” ujar Georgi Shavadze, turis asal Georgia.
Meski wisatawan domestik masih dominan, pelaku industri pariwisata lokal mulai bersiap menghadapi peningkatan kunjungan dari luar negeri.
Baca Juga: Liburan Anti Mainstream: Yuk Kabur Sejenak ke Pantai Banyu Tibo di Pacitan!
Pemandu wisata veteran, Gao Jun, bahkan sampai membuka kelas pelatihan bahasa Inggris karena kewalahan.
“Saya tidak bisa menangani semuanya sendiri,” katanya.
Peningkatan ini juga berdampak langsung pada bisnis pariwisata.
Baca Juga: Buruan! Tiket Kereta Diskon 30 Persen Masih Tersedia hingga 31 Juli 2025
WildChina mencatat lonjakan pelanggan Eropa hingga 20% dari sebelumnya hanya 5%.
“Kebijakan visa baru 100 persen menguntungkan kami,” ucap Direktur Pelaksana, Jenny Zhao.
Sayangnya, masih ada negara besar yang belum termasuk, seperti Amerika Serikat, Indonesia, Kanada, dan Inggris.
Kamu dari negara-negara ini tetap bisa memanfaatkan kebijakan bebas visa transit selama 10 hari di 60 titik masuk jika dalam perjalanan ke negara ketiga.
Dengan perubahan besar ini, liburan ke China kini lebih praktis dan terjangkau.
Siapkah kamu jadi bagian dari gelombang wisata baru? (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Qatar vs Swiss di Piala Dunia, 14 Juni 2026: Ujian Berat The Maroons Hadapi Tim Kuda Hitam Eropa
- 2Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 3Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia, 15 Juni 2026: Die Mannschaft Incar Kemenangan Besar
- 4Ramai Istilah 'Sell Indonesia' di Media Asing, Apa Maksudnya?
- 5Prediksi Skor Swedia vs Tunisia di Piala Dunia, 15 Juni 2026: Blagult Andalkan Duet Isak-Gyokeres
- 6Prediksi Skor Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia, 12 Juni 2026: Duel Tim Tak Terkalahkan dan Raja Bola Mati
- 7Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia, 13 Juni 2026: Modal Kandang jadi Senjata Tim Bintang dan Garis-garis
- 8Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina di Piala Dunia, 13 Juni 2026: Les Rouges Dibayangi Perlawanan Zmajevi
- 9Kemenag DKI Gelar Nikah Massal Gratis 2026, Dapat Bantuan Modal Usaha! Ini Syarat dan Cara Daftarnya
- 10Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation




