Jakarta

Penerbangan Murah Tak Lagi Terjangkau, Jetstar Asia Hentikan Rute Singapura-Bali Per 31 Juli

Zainal Abidin | 13 Juni 2025, 16:00 WIB
Penerbangan Murah Tak Lagi Terjangkau, Jetstar Asia Hentikan Rute Singapura-Bali Per 31 Juli

AKURAT JAKARTA - Maskapai Jetstar Asia resmi menghentikan operasional rute Singapura-Bali.

Keputusan ini menimbulkan tanda tanya besar bagi publik, terutama karena jalur ini tergolong populer.

Meski terkesan mendadak, langkah ini ternyata dipicu oleh sejumlah tantangan serius dalam industri penerbangan.

Baca Juga: PIKcation 2025 Resmi Dimulai, Siap Sambut 1,4 Juta Wisatawan Lewat School’s Out, Summer’s I

Dalam pernyataan resminya pada Kamis (12/6/2025), CEO Jetstar Group Stephanie Tully mengungkap bahwa meningkatnya biaya operasional serta lonjakan inflasi dalam beberapa tahun terakhir menjadi alasan utama penghentian layanan.

"Kami sudah beroperasi selama lebih dari 20 tahun. Namun, beberapa tahun belakangan, ekosistem dan operasional penerbangan (rute Singapura-Bali) semakin menantang," ujar Tully.

Jetstar Asia dikenal sebagai maskapai bertarif rendah, namun kenyataannya, biaya operasional dilaporkan meningkat hingga 200 persen.

Baca Juga: Dari Pasir Putih hingga Kayaking Malam: Inilah 15 Event Seru di PIKcation

Hal ini membuat Jetstar tidak mampu lagi mempertahankan harga tiket murah di bawah ratusan dolar, yang menjadi ciri khasnya selama ini.

“Situasi operasional Jetstar Asia kini tidak berkelanjutan. Karenanya, kami harus mengambil keputusan berat ini,” lanjutnya.

Tully juga menyebutkan bahwa banyak karyawan Jetstar Asia telah menjadi bagian dari perusahaan sejak 2004.

Baca Juga: Tari Burung Raja Udang, Pesona Baru Wisata Budaya di Jakarta Utara

Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci perihal pesangon atau kompensasi bagi pegawai yang terdampak PHK.

Karyawan yang diberhentikan diyakini masih memiliki peluang di sektor aviasi karena keterampilan mereka yang mumpuni.

"Karyawan kami adalah bagian dari ekosistem bisnis penerbangan di Singapura. Sehingga, akan ada banyak permintaan tenaga kerja dunia penerbangan karena keterampilan karyawan kami yang baik," kata Tully.

Baca Juga: Gedung Dasaad Musin Concern, Simbol Kejayaan Masa Lalu yang Kini Menjadi Destinasi Wisata Baru di Kota Tua Jakarta

Sementara itu, berdasarkan pantauan di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Jetstar Asia masih melayani penerbangan rute Singapura-Bali setiap harinya dengan tiga jadwal keberangkatan dan kedatangan.

Namun, jadwal terakhir masing-masing rute kini telah dibatalkan, meskipun suasana bandara masih terlihat ramai.

CEO Jetstar Asia, John Simeone, memastikan penumpang yang telah memesan tiket untuk periode 11 Juni hingga 31 Juli 2025 akan dihubungi langsung oleh pihak maskapai.

Baca Juga: LEGOLAND Terbesar Dunia di Shanghai Mulai Uji Coba, Siap Hadirkan Petualangan Seru

"Penumpang dengan penerbangan antara tanggal 11 Juni hingga akhir Juli, yang terdampak, akan kami kontak. Kami akan menawarkan refund penuh untuk penumpang," tegas Simeone.

Ia juga menambahkan bahwa proses pengurangan jadwal telah dilakukan secara bertahap demi menjaga stabilitas dan keselamatan penumpang sebelum penutupan total pada 31 Juli 2025. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.