Ada Wisata Baru Menyusuri Pesisir Pantai Jakarta Utara, Bisa Kunjungi Rumah Si Pitung, Pantai Marunda Hingga Pulau Damar Besar Pakai Kapal Nelayan

AKURAT JAKARTA - Kecamatan Cilincing Jakarta Utara terus berusaha meningkatkan da mengembangkan sektor pariwisata melalui program keliling pesisir Jakarta Utara.
Program wisata menyusuri pesisir pantai Jakarta Utara ini berawal dari ide dan inovasi para kelompok nelayan Marunda.
Masyarakat atau wisatawan dapat mengunjungi sejumlah objek wisata menarik seperti Rumah Si Pitung, Masjid Al Alam, Pantai Marunda, Pulau Damar Besar, dan lokasi lainnya dengan menggunakan kapal nelayan.
"Pengembangan objek wisata dilakukan dengan memberdayakan kapal nelayan sebagai ojek perahu," ujar Camat Cilincing, Depika Romadi.
Depika menjelaskan, untuk mendukung program ini para nelayan telah menyiapkan delapan unit kapal yang siap untuk dijadikan transportasi wisata keliling.
"Untuk satu perahu nantinya akan dikelola oleh tiga nelayan," terangnya.
Selain melibatkan para nelayan, imbuh Depika, untuk pengembangan wisata di pesisir Jakarta Utara juga akan melibatkan warga setempat sebagai pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Baca Juga: Jangan DIbuang! Kulit Buah Naga Ternyata Punya Banyak Manfaat, Bisa Cegah Pertumbuhan Sel Kanker
"Mereka kita arahkan untuk menjual berbagai produk kuliner, suvenir, dan lainnya. Sehingga, diharapakan pendapatan ekonomi masyarakat setempat ikut meningkat," ungkapnya.
Menurutnya, untuk mengembangkan objek wisata ini di kawasan pesisir Jakarta Utara akan dilakukan kolaborasi dengan semua unit kerja terkait agar bisa membantu memfasilitasi baik itu dari segi perizinan dan lainnya.
"Kami optimistis program pengembangan wisata ini dapat terwujud. Tentunya kami sudah menginventarisasi kebutuhan masyarakat dan merealisasikan usulan dari para nelayan ini," bebernya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Nelayan Marunda Makmur, Kubil menyampaikan terima kasih kepada pihak Kecamatan Cilincing dan Pemerintah Kota Jakarta Utara yang sudah merespons baik ide dan masukan dari para nelayan.
Baca Juga: Resep Nasi Oseng Cumi Pedas, Rasa Enak dan Pedesnya Dijamin Nampol
"Masih banyak masyarakat yang tidak tahu tentang wisata pesisir Jakarta Utara tersebut. Kami ingin ikut berkontribusi," ucapnya.
Ia menambahkan, kapal yang dimilikinya mampu menampung 20 orang sehingga bisa disewakan untuk wisata keliling di perairan Marunda, bahkan bisa berkunjung ke Pulau Damar Besar dan Kecil, Kepulauan Seribu yang jarak tempuhnya hanya 1,5 jam dari Muara Banjir Kanal Timur (BKT), Marunda Kepu.
"Kapal kami juga bisa disewakan untuk memancing. Kami berharap objek wisata pesisir Jakarta Utara ini bisa lebih dikenal masyarakat luas," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya







